-
Sekolah membantah adanya pemukulan terhadap siswi SD bernama Fatiyah di Palembang.
-
Orang tua melaporkan kasus ini ke PPA Polrestabes Palembang karena curiga ada kekerasan di sekolah.
-
Polisi masih menyelidiki penyebab lebam di mata Fatiyah dan menunggu hasil pemeriksaan medis lanjutan.
SuaraSumsel.id - Kasus mata lebam seorang siswi SD di Palembang berinisial Fatiyah terus menuai perhatian publik.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis (30/10/2025), ketika Fatiyah pulang sekolah dalam kondisi mata merah dan membiru. Orang tuanya curiga, luka itu bukan disebabkan kecelakaan biasa.
Namun, pihak sekolah membantah adanya pemukulan. Lalu, benarkah luka itu hanya akibat “benturan benda tumpul” seperti yang disebut dalam hasil medis awal?
Menurut keterangan ibu korban, Fatiyah pulang dalam keadaan menangis dengan mata sebelah kanan memar.
Khawatir terjadi sesuatu di sekolah, sang ibu langsung membawa anaknya ke RS Bunda Palembang untuk pemeriksaan.
“Hasil pemeriksaan dokter menyebut ada tanda benturan benda tumpul. Tapi saya curiga, karena luka itu baru muncul setelah anak pulang sekolah,” ujar sang ibu dengan nada tegas.
Kecurigaan itu menguat karena Fatiyah sempat mengatakan matanya terasa sakit setelah “dipegang” seseorang di sekolah. Pihak keluarga pun melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Palembang agar kasus ini diselidiki.
Sekolah Membantah dan Serahkan ke Polisi
Di sisi lain, guru dan kepala sekolah tempat Fatiyah belajar membantah tudingan adanya kekerasan fisik.
Mereka mengaku tidak ada guru yang memukul atau bahkan menyentuh siswa secara kasar.
“Guru-guru sudah kami mintai keterangan. Tidak ada yang memukul, apalagi memakai cincin seperti isu di media sosial,” kata Wali Kota Palembang Ratu Dewa, setelah meninjau langsung sekolah tersebut, Senin (3/11/2025).
Pihak sekolah mengatakan baru mengetahui kondisi siswi itu setelah jam pulang sekolah. Mereka pun menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian untuk menghindari kesalahpahaman. “Kami tidak ingin berspekulasi. Kami tunggu hasil penyelidikan polisi agar jelas apa penyebab sebenarnya,” ujar salah satu guru.
Hasil pemeriksaan awal RS Bunda menyebut lebam di mata Fatiyah akibat benturan benda tumpul. Namun, belum bisa dipastikan apakah benturan itu terjadi di sekolah atau di luar sekolah.
Baca Juga: Viral di Palembang! Siswi SD Alami Lebam di Wajah, Diduga Dipukul Guru Pakai Cincin
Pernyataan ini membuka ruang pertanyaan baru: jika bukan dipukul, apa yang menyebabkan benturan tersebut?
Sampai saat ini, belum ada saksi di sekolah yang melihat langsung kejadian itu.
Camat Gandus, Jufriansyah, memastikan laporan keluarga korban sudah diterima PPA Polrestabes Palembang.
Polisi kini tengah memeriksa sejumlah saksi, termasuk guru, teman sekelas, dan tenaga pendidik lainnya.
“Laporan sudah diterima. Proses penyelidikan masih berjalan untuk mengetahui penyebab pasti lebam di mata anak tersebut,” ujar Jufriansyah.
Tim penyidik juga berencana meminta keterangan tambahan dari pihak medis dan keluarga untuk memperjelas kronologi.
Sementara itu, Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan pemerintah kota memberikan pendampingan medis dan psikologis bagi Fatiyah dan keluarganya.
“Yang utama adalah kesehatan dan keselamatan anak. Kami pastikan pendampingan sampai kondisi Fatiyah pulih dan bisa kembali belajar,” tegasnya.
Kasus ini kini menjadi sorotan warga Palembang karena melibatkan anak sekolah dasar dan dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan. Meski pihak sekolah membantah, publik masih menunggu hasil penyelidikan resmi kepolisian untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
Berita Terkait
-
Viral di Palembang! Siswi SD Alami Lebam di Wajah, Diduga Dipukul Guru Pakai Cincin
-
Uang 100 Juta di Palembang, Mending Beli Mobil Bekas atau Investasi Rumah?
-
5 Kesalahan Fatal Bikin Bisnis Kuliner di Palembang Gagal Total, Nomor 3 Banyak Dilakukan
-
Laga Harga Diri! Sriwijaya FC vs Sumsel United Jadi Pertarungan Antar Generasi di Palembang
-
Modal Rp1 Miliar Bisa Jadi Juragan Kos di Palembang? Cek Dulu Hitungan Untung-Ruginya
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden