- PTBA menyelenggarakan Pelatihan Cerdas Mengelola Keuangan UMKM Naik Kelas bagi pelaku usaha di wilayah Belitang.
- Pelatihan bertujuan membekali keterampilan praktis pengelolaan keuangan sebagai fondasi kuat bagi pertumbuhan UMKM.
- Praktisi keuangan menekankan pencatatan keuangan tertib penting untuk pengambilan keputusan akurat dan keberlanjutan bisnis.
SuaraSumsel.id - Mengelola usaha kecil kini tak lagi sekadar soal bertahan, tapi bagaimana bisa tumbuh dan naik kelas. Inilah semangat yang dibawa PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melalui Rumah BUMN Bukit Asam, saat menggelar Pelatihan Cerdas Mengelola Keuangan UMKM Naik Kelas di wilayah Belitang.
Puluhan pelaku UMKM tampak antusias mengikuti pelatihan yang dirancang bukan hanya memberi teori, tetapi juga membekali keterampilan praktis agar usaha mereka lebih tertata dan berkelanjutan.
PTBA Micro & Small Enterprise Funding Section Head, Weny Yuliastuti, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat UMKM binaan agar semakin mandiri dan memiliki daya saing.
“Kami berharap melalui pelatihan ini, pelaku UMKM tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan keuangan, tetapi juga mampu menerapkannya secara konsisten. Keuangan yang dikelola dengan baik akan menjadi pondasi kuat bagi UMKM untuk tumbuh, berkembang, dan siap naik kelas,” ujarnya.
Pelatihan ini menghadirkan Purwanto, praktisi keuangan sekaligus perencana keuangan bersertifikasi CFP, yang menekankan bahwa pengelolaan keuangan adalah strategi inti keberlanjutan usaha, bukan sekadar aktivitas administratif.
“UMKM yang ingin naik kelas harus memulai dari keuangan yang tertib dan terukur. Dengan pencatatan yang rapi, pelaku usaha dapat mengambil keputusan yang lebih tepat, mengelola risiko, serta merencanakan pengembangan usaha secara berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali berbagai materi penting, mulai dari dasar-dasar manajemen keuangan UMKM, pengelolaan arus kas, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, hingga pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang sebagai bekal ekspansi.
Weny menambahkan, PTBA berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti di ruang pelatihan semata, tetapi benar-benar diterapkan dalam aktivitas usaha sehari-hari.
“Pelatihan ini diharapkan memberi dampak nyata bagi UMKM Belitang. Bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi mendorong perubahan cara mengelola usaha agar lebih siap menghadapi tantangan ke depan,” pungkasnya.
Baca Juga: Inflasi Sumsel Disebut Cuma 0,05 Persen, Tapi Kenapa Harga Kebutuhan Terasa Naik?
Dengan literasi keuangan yang semakin kuat, UMKM Belitang kini selangkah lebih dekat untuk naik kelas, memperluas pasar, dan menjadi penggerak ekonomi daerah.
Berita Terkait
-
Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
-
BRI Gandeng BP Batam & Kemenkop: Akses Pembiayaan UMKM di Zona Perdagangan Bebas Makin Mudah
-
Program Klasterku Hidupku BRI Dorong Petani Buah Naga Banyuwangi Naik Kelas
-
Perkuat Investasi Daerah, BRI Gandeng BP Batam, BKPM, dan Kementerian UMKM
-
PT Bukit Asam Tbk Dorong UMK Naik Kelas Lewat Pelatihan Kreasi Bunga Balon
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?
-
Antrean Solar Sumsel Belum Reda, Kebutuhan 2,8 Juta KL Hanya Dialokasikan 650 Ribu KL
-
BRI Private Perkuat Layanan Eksklusif Lewat Premium Medical Check Up
-
BRI inFrame 2026 Kembali, Mengabadikan Inspirasi di Balik Ekonomi Kerakyatan
-
Anton Dimakamkan Kedinasan, Keluarga Ungkap Masalah Rumah Tangga Sebelum Tewas Ditikam Istri