-
Dosen EY ditemukan tewas di rumahnya di Kabupaten Bungo dengan luka parah di kepala dan leher membiru.
-
Polisi menetapkan oknum anggota Polres Tebo berinisial W sebagai pelaku pembunuhan karena motif cemburu.
-
Mobil dan motor milik korban hilang dari lokasi kejadian setelah peristiwa pembunuhan terjadi.
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku membunuh korban karena emosi dan cemburu.
Hubungan asmara keduanya disebut sedang tidak harmonis.
Pelaku dan korban sempat bertengkar di rumah korban sebelum peristiwa pembunuhan terjadi.
“Motif sementara karena hubungan asmara dan rasa cemburu,” ujar AKBP Natalena.
6. Mobil dan Motor Korban Raib dari TKP
Polisi menemukan kejanggalan di lokasi kejadian — mobil dan motor korban hilang dari rumah. Dugaan kuat, pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan korban setelah membunuhnya.
Kendaraan tersebut kini menjadi barang bukti utama yang tengah dilacak oleh penyidik. “Patut diduga pelaku membawa kabur harta benda korban. CCTV sekitar TKP sedang kami analisis,” tegas Kapolres Bungo.
7. Kampus dan Warga Masih Berduka
Kematian tragis Erni meninggalkan duka mendalam di kalangan kampus tempatnya mengajar.
Rekan dosen dan mahasiswa mengenang almarhum sebagai dosen yang disiplin, ceria, dan rendah hati.
“Beliau selalu tersenyum, tidak pernah marah. Kami kehilangan sosok teladan,” ujar Dian, rekan kerja korban.
Pihak kampus juga menggelar doa bersama dan penghormatan terakhir sebagai bentuk belasungkawa.
Keluarga korban berharap pelaku mendapat hukuman setimpal tanpa adanya perlakuan khusus.
Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 285 KUHP jika terbukti melakukan kekerasan seksual.
Kapolres memastikan kasus ini akan diproses secara transparan tanpa perlindungan institusional. “Tidak ada yang kebal hukum. Pelaku akan diproses sesuai aturan,” tegas Kapolres Natalena.
Baca Juga: Kronologi Kematian Dosen EY di Jambi: Polisi Jadi Pelaku, Korban Ditemukan dengan Leher Membiru
Berita Terkait
-
Kronologi Kematian Dosen EY di Jambi: Polisi Jadi Pelaku, Korban Ditemukan dengan Leher Membiru
-
Fakta Hasil Visum Dosen EY di Jambi: Luka di Kepala 13 Sentimeter dan Dugaan Kekerasan Seksual
-
Terungkap! Oknum Polisi di Jambi Akui Bunuh Dosen Kekasihnya Gara-Gara Cemburu
-
Detik-Detik Dosen Cantik Jambi Tewas di Rumahnya, Pelaku Oknum Polisi Kekasih Sendiri Ditangkap
-
Ketika Perempuan Mengolah Manis Alam Menjadi Kehidupan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bobol Rp7,8 Miliar Lewat 355 Kontrak Fiktif, Eks Surveyor FIF Palembang Diseret ke Pengadilan
-
Gemas Banget! 7 Cushion Lokal dengan Kemasan Estetik yang Bikin Kalap Pengen Koleksi
-
Petani Buah Naga Naik Kelas Berkat Program Klasterku Hidupku BRI
-
Sungai Lematang dan Lengi Meluap, Ratusan Warga Muara Enim Terdampak Banjir
-
BRI Gandeng BP Batam & Kemenkop: Akses Pembiayaan UMKM di Zona Perdagangan Bebas Makin Mudah