-
Polisi menyebut kecil kemungkinan mahasiswa Unud, Timothy Anugrah, menjadi korban perundungan.
-
Netizen meragukan kesimpulan polisi dan menilai penyelidikan dilakukan terlalu cepat.
-
Publik meminta kasus ini diusut tuntas dan hasil penyelidikan disampaikan secara transparan.
Mereka mendesak aparat membuka hasil penyelidikan secara lebih transparan, termasuk riwayat komunikasi dan interaksi terakhir korban.
“Keadilan bukan tentang cepat, tapi tentang tuntas,” tulis akun @baliupdate yang mendapat ribuan like.
Kasus Timothy Anugrah kini menjadi cermin bahwa isu perundungan di dunia kampus masih menjadi luka sosial yang sensitif. Meski polisi menyatakan kecil kemungkinan adanya bullying, publik belum bisa sepenuhnya percaya.
Warganet menilai, kebenaran tak bisa disimpulkan dari keterangan saksi saja — terutama jika korban sudah tiada untuk berbicara.
Kini, publik menunggu langkah lanjutan dari kepolisian dan Universitas Udayana untuk menjawab keraguan publik dan memulihkan kepercayaan.
Tag
Berita Terkait
-
Dari Viral ke Bui? 5 Fakta Kasus Lisa Mariana dan Ridwan Kamil yang Bikin Geger Dunia Maya
-
6 Hal tentang Timothy Anugerah yang Bikin Publik Terharu, Sosok Baik yang Pergi Terlalu Cepat
-
Jangan Buka Usaha Ini! 5 Bisnis yang Paling Cepat Gulung Tikar di Palembang
-
Bukan Target IPK, Tapi Mencari Teman: Rencana Kuliah Timothy Anugrah Bikin Netizen Menangis
-
5 Fakta di Balik Aksi Pemuda Nyamar Jadi Mahasiswi, Agar Bisa Masuk Asrama Putri Unsri
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
Terkini
-
PTBA Perkuat Respons Cepat dan Kolaborasi dalam Penanganan Karhutla
-
5 Hari Terbakar, Kebun Raya Sriwijaya Belum Padam dan Helikopter Dikerahkan
-
Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam
-
Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?
-
PJJ di Palembang Mulai 9 September, TK hingga SMP Belajar Daring Akibat Kabut Asap