-
Seorang pemuda berinisial TA menyamar menjadi perempuan dengan memakai jilbab untuk masuk ke asrama mahasiswi Unsri.
-
Aksi penyamaran TA terbongkar setelah penghuni asrama curiga dengan suara dan gerak tubuhnya.
-
Polisi menyelidiki motif tindakan TA dan kampus memperketat keamanan di lingkungan asrama
SuaraSumsel.id - Sebuah aksi nekat membuat warga kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) di Indralaya, Ogan Ilir, heboh. Seorang pemuda berinisial TA diketahui menyamar sebagai mahasiswi lengkap dengan jilbab, hanya untuk bisa masuk ke asrama putri Unsri.
Peristiwa yang terjadi pada Kamis (16/10/2025) malam ini langsung viral di media sosial. Warganet ramai-ramai mengomentari keberanian dan motif di balik aksi unik itu.
Berikut 5 fakta menarik di balik penyamaran pemuda ini yang bikin warga kampus geger:
1. Menyamar Lengkap dengan Jilbab dan Gamis
Pemuda berinisial TA datang ke kawasan asrama dengan berpakaian seperti mahasiswi. Ia mengenakan gamis panjang dan jilbab besar agar tak menarik perhatian.
Dari kejauhan, penampilannya tampak seperti penghuni asrama biasa. Namun, beberapa mahasiswi mulai curiga karena cara jalannya kaku dan gesturnya tidak seperti perempuan.
“Informasi yang kami terima, yang bersangkutan nyamar jadi perempuan, pakai jilbab,” ujar Kasi Humas Polres Ogan Ilir AKP Herman Ansori, Sabtu (18/10/2025).
2. Diketahui Bukan Mahasiswa Unsri
Setelah diperiksa oleh petugas keamanan kampus, terungkap bahwa TA bukan mahasiswa Universitas Sriwijaya.
Ia disebut warga dari luar Indralaya yang tidak memiliki hubungan apa pun dengan kampus tersebut. Saat ditanya, TA hanya menunduk dan tidak bisa memberikan alasan jelas kenapa ia nekat menyamar.
Baca Juga: Viral Pemuda Nyamar Jadi Perempuan demi Masuk Asrama Unsri, Akhirnya Ketahuan
3. Aksinya Ketahuan karena Suara dan Gestur
Menurut pengakuan beberapa penghuni asrama, kecurigaan muncul saat “mahasiswi baru” itu ditegur dan menjawab dengan suara berat.
“Waktu dia jawab, suaranya kayak cowok banget. Kami langsung panik,” kata Rani, salah satu mahasiswi penghuni asrama.
Tak butuh waktu lama, petugas keamanan datang dan membongkar penyamaran tersebut. TA pun segera diamankan agar tidak terjadi keributan.
4. Polisi Turun Tangan, Motif Masih Diselidiki
Kepolisian Polres Ogan Ilir memastikan sudah memeriksa TA untuk mengetahui motif sebenarnya.
Apakah sekadar iseng, rasa penasaran, atau ada niat tertentu—semuanya masih dalam penyelidikan.
Berita Terkait
-
Viral Pemuda Nyamar Jadi Perempuan demi Masuk Asrama Unsri, Akhirnya Ketahuan
-
Viral Mahasiswa UNSRI Lecehkan Pacar Teman Sendiri dengan Alasan Antar Galon ke Kos
-
Viral Ekspresi Ketua Komisi III DPRD Gorut: Bukan Cibir, Aku Cuma Salah Paham
-
Tempa Takdirmu! Berikut Kumpulan 'Mantra' Prompt AI Edisi Lord of the Rings
-
5 Fakta Pernikahan Mahar Rp3 Miliar di Pacitan, Berakhir Tragis Usai Ketahuan Cek Palsu
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Ratusan Warga Padati Balai Kota Pagar Alam, Undian Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Meriah
-
PT Bukit Asam Tbk Resmikan SAKA Ombilin Heritage Hotel untuk Dorong Ekonomi Berkelanjutan
-
Skandal Guest House UIN Raden Fatah Melebar, PPK Ikut Ditahan, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Takut Anak Gagal Masuk PTN? 7 SMA Swasta di Palembang Ini Kini Jadi Pilihan Banyak Orang Tua
-
Umroh Tinggal Janji, 28 Jamaah Gagal Berangkat, Rp701 Juta Dibawa Kabur Travel di Sumsel