- Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, menggelar konferensi pers untuk membantah isu pencopotan Kepala SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, dengan menyebutnya hoaks.
- Setidaknya tiga bukti kuat beredar: pengakuan Roni bahwa sertijab telah dilakukan, unggahan perpisahan emosional di akun resmi sekolah yang sempat dihapus
- Alih-alih meredakan suasana, pernyataan Arlan justru membuka kontradiksi antarpejabat dan memperburuk kepercayaan publik.
SuaraSumsel.id - Drama pencopotan Kepala Sekolah SMPN 1 Prabumulih, Roni Ardiansyah, memasuki babak baru yang semakin membingungkan dan penuh kontradiksi.
Di tengah amarah publik, Wali Kota Prabumulih, H Arlan, akhirnya menggelar konferensi pers untuk memberikan klarifikasi. Namun, alih-alih meredam, pernyataannya justru bertabrakan telak dengan fakta dan pengakuan dari sang kepala sekolah sendiri.
Didampingi wakil wali kota dan sejumlah pejabat, Arlan dengan tegas membantah isu yang telah viral secara nasional. Ia melabeli kabar pencopotan Roni Ardiansyah sebagai berita hoaks.
“Itu berita hoaks, saya belum memindahkan. Baru menegur Pak Roni karena di sekolah itu ada masalah yang membuat anak tidak betah. Guru yang bermasalah sudah dipindahkan,” ujar Arlan, Selasa (16/9/2025).
Lebih jauh, ia juga membantah keras tudingan bahwa pemicunya adalah karena sang kepala sekolah menegur putranya yang membawa mobil ke sekolah.
Klarifikasi Walkot vs. Fakta di Lapangan
Namun, pernyataan "hoaks" dari sang Wali Kota ini justru menjadi blunder baru. Publik dengan cepat menemukan setidaknya tiga bukti kuat yang secara langsung membantah klaim Arlan bahwa Roni belum dipindahkan.
1. Pengakuan Sang Kepala Sekolah Sendiri
Roni Ardiansyah sebalumnya justru memberikan pernyataan yang 180 derajat berbeda. Ia mengonfirmasi bahwa serah terima jabatan (sertijab) telah dilakukan.
Baca Juga: Jabatan Wali Kota Prabumulih Arlan 'Di Ujung Tanduk' Gara-gara Ulah Anaknya di Sekolah?
“Intinya saya sudah sertijab, saya ikhlas karena kebijakan yang saya buat. Saya menghormati keputusan pimpinan. Saya baik-baik saja,” kata Roni.
2. Unggahan Perpisahan Sekolah yang Dihapus
Akun Instagram resmi SMPN 1 Prabumulih sempat mengunggah video perpisahan yang sangat emosional. Video tersebut menampilkan para siswa yang menangis sambil memeluk Roni, dengan keterangan foto yang sangat jelas yakni “Sukses terus bapak di tempat yang baru.”
Unggahan ini, meskipun kini telah dihapus, jejak digitalnya sudah terlanjur tersebar luas.
3. Konfirmasi dari Kepala Dinas Pendidikan
Pernyataan yang paling "menampar" klaim Wali Kota Arlan justru datang dari bawahannya sendiri. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Prabumulih, Darmadi, secara eksplisit membenarkan adanya mutasi.
Tag
Berita Terkait
-
Jabatan Wali Kota Prabumulih Arlan 'Di Ujung Tanduk' Gara-gara Ulah Anaknya di Sekolah?
-
Tetiba Muncul Dalih 'Chat Mesum' Jadi Alasan Buat Copot Kepsek yang Tegur Anak Walkot
-
Dugaan Blunder Sang Anak Jadi 'Beban', Siapa Sebenarnya Wali Kota Prabumulih Arlan?
-
Siapa Roni Ardiansyah? Sosok Kepsek yang 'Disingkirkan' Usai Tegur Anak Walkot Prabumulih
-
Kronologi Lengkap Kepsek SMPN 1 Prabumulih 'Disingkirkan' Usai Tegur Anak Wali Kota
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi