- Semen Padang mengalahkan Sumsel United dengan skor 1-0 melalui gol Junior Baptista di Stadion Patriot Candrabhaga pada Jumat, 30 Oktober 2026.
- Sumsel United harus bermain dengan sepuluh pemain sejak menit ke-55 setelah Wafa Habibi menerima kartu kuning kedua.
- Pelatih Sumsel United, M Nasuha, menyoroti pembatalan penalti akibat keputusan VAR serta mengalihkan fokus melawan PSIS Semarang.
SuaraSumsel.id - Sumsel United harus pulang tanpa poin setelah kalah tipis 0-1 dari Semen Padang dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Gol Junior Baptista pada menit-menit akhir pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (30/10/2026), memupus harapan Laskar Juaro mencuri poin dalam Derby Sumatera.
Kekalahan ini terasa menyakitkan bagi Sumsel United. Pasalnya, tim asuhan M Nasuha sempat memperlihatkan permainan menjanjikan, bahkan mampu memberikan tekanan kepada tuan rumah meski harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain sejak menit ke-55.
Selain kartu merah Wafa Habibi, keputusan wasit setelah melakukan pengecekan Video Assistant Referee (VAR) juga menjadi sorotan pelatih Sumsel United.
Sumsel United sebenarnya mampu mengimbangi permainan Semen Padang pada babak pertama. Laskar Juaro bahkan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya untuk membuka keunggulan.
Salah satu peluang terbaik datang melalui Kenneth Ngwoke menjelang turun minum. Sepakan keras pemain tersebut nyaris membawa Sumsel United unggul, tetapi bola hanya membentur tiang gawang yang dijaga Mulyadi Rani, mantan pemain Sumsel United musim sebelumnya.
Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, kedua tim belum mampu mencetak gol. Skor tetap 0-0.
Situasi berubah pada awal babak kedua. Sumsel United harus kehilangan Wafa Habibi setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-55.
Bermain dengan 10 orang membuat Nasuha harus mengubah strategi. Meski demikian, Sumsel United tidak sepenuhnya kehilangan daya serang dan masih mampu memberikan ancaman ke pertahanan Semen Padang.
Keputusan VAR Jadi Sorotan M Nasuha
Baca Juga: Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
Persoalan lain yang membuat kubu Sumsel United kecewa adalah keputusan wasit setelah melakukan pengecekan VAR dalam sebuah insiden yang melibatkan Kenneth Ngwoke di kotak penalti.
Nasuha mengaku sempat mempertanyakan keputusan tersebut karena wasit mengubah keputusan setelah pengecekan VAR dengan menyatakan terjadi offside sehingga peluang penalti dibatalkan.
"Kami juga sempat bingung dengan keputusan wasit yang setelah melakukan pengecekan VAR memutuskan offside dan membatalkan kemungkinan penalti. Tetapi saya berterima kasih kepada seluruh pemain yang sudah berjuang hingga menit akhir, ke depan semua akan kami evaluasi untuk menjadi lebih baik lagi," tegas Nasuha seusai pertandingan.
Pelatih yang pernah memperkuat Timnas Indonesia tersebut mengakui timnya sebenarnya mampu bermain baik, terutama pada babak pertama. Namun, kehilangan satu pemain membuat tim harus melakukan penyesuaian taktik.
"Di babak pertama kami bermain sangat baik, namun kekurangan jumlah pemain membuat kami harus merubah strategi. Namun saya senang karena kami juga mampu memberikan tekanan ke tim tuan rumah," jelasnya.
Junior Baptista Jadi Penentu Kemenangan Semen Padang
Berita Terkait
-
Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera
-
Sumsel United vs Persikad Depok: Laskar Juaro Incar Kemenangan Ketiga, Hibiki Mochizuki Berpeluang M
-
Sumsel United Hajar Persiku 5-1, M Nasuha Justru Soroti Kekurangan Tim
-
Sumsel United vs Persiku Kudus: Laskar Juaro Incar Kemenangan Perdana di Jakabaring
-
5 Pemain Sudah Cetak Gol, Sumsel United Incar Lini Depan Lebih Tajam Lawan Persiku
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin
-
Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan
-
22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?
-
Dua Kali Kebakaran di Konsesi Sawit OKI, Ini Profil PT Ricky Agrindo Sejahtera yang Disidik Polisi
-
Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah