- Polisi menemukan fakta baru: Sujady menyamarkan bau amis daging kucing dengan daun jeruk
- Pengakuan Sujady bikin publik geram.
- Temuan trik daun jeruk memperkuat jeratan hukum bagi Sujady.
SuaraSumsel.id - Kasus jagal kucing yang menghebohkan publik kian terkuak. Setelah penangkapan Sujady (55), pria asal Kota Pagar Alam, polisi menemukan fakta baru yang membuat masyarakat semakin geram.
Ternyata, untuk melancarkan aksinya, Sujady menggunakan trik daun jeruk guna menyamarkan bau amis khas daging kucing agar menyerupai daging kambing muda.
Dalam penyelidikan, Sujady mengaku rutin menambahkan daun jeruk saat memproses daging kucing. Tujuannya jelas: agar pembeli tidak curiga. Aroma segar dari daun jeruk menutupi bau anyir yang biasanya muncul dari daging kucing.
Dengan cara ini, ia bisa dengan percaya diri menjajakan dagangannya ke warga sekitar. Kepada pembeli, ia mengklaim bahwa daging tersebut adalah “kambing muda” dan mematok harga Rp100 ribu per kilogram. Tak sedikit warga yang akhirnya terkecoh dan membeli daging tersebut tanpa menyadari asal-usulnya.
Fakta penggunaan daun jeruk sebagai kamuflase membuat amarah masyarakat semakin memuncak. Tak hanya hewan yang menjadi korban, konsumen pun merasa ditipu mentah-mentah.
“Bayangkan, kami bukan hanya ditipu secara finansial, tapi juga secara moral. Bagaimana jika anak-anak kami ikut memakan daging itu?” keluh seorang warga yang merasa pernah membeli daging dari Sujady.
Di media sosial, warganet juga ramai mengecam cara Sujady yang dianggap licik sekaligus sadis. Tagar #JagalKucingPagarAlam sempat ramai diperbincangkan, dengan ribuan komentar bernada marah dan tuntutan hukuman berat bagi pelaku.
Polres Pagar Alam menegaskan, temuan soal trik daun jeruk ini memperkuat dugaan adanya unsur penipuan dalam kasus tersebut. Selain dijerat pasal tentang kekerasan terhadap hewan, Sujady juga bisa dikenakan pasal pencurian dan pelanggaran hukum terkait perlindungan konsumen.
“Ini bukan sekadar kasus penganiayaan hewan, tapi juga tindak pidana penipuan karena masyarakat membeli daging dengan label palsu,” ujar Kapolres Pagar Alam dalam konferensi pers.
Baca Juga: Polisi Ringkus Penjual Daging Kucing Berkedok Kambing Muda, Ternyata Sembunyi di Hotel
Dengan temuan baru ini, posisi hukum Sujady semakin terjepit. Ia dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 302 KUHP tentang kekerasan terhadap hewan, pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan UU Darurat No. 12/1951 soal kepemilikan senjata tajam.
Jika semua dakwaan terbukti, Sujady bisa menghabiskan belasan tahun hidupnya di balik jeruji besi.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat Pagar Alam dan sekitarnya. Tidak hanya menyingkap kekejaman terhadap hewan, tapi juga membuka mata tentang bahaya perdagangan daging ilegal yang bisa merugikan konsumen.
Kini, warga berharap ada pengawasan lebih ketat di pasar tradisional maupun jalur distribusi daging agar kasus serupa tidak kembali terulang.
“Ini pelajaran penting. Jangan mudah percaya hanya dari label. Keamanan pangan harus jadi perhatian serius,” kata seorang aktivis pecinta hewan yang ikut menyoroti kasus ini
Tag
Berita Terkait
-
Polisi Ringkus Penjual Daging Kucing Berkedok Kambing Muda, Ternyata Sembunyi di Hotel
-
Ratusan Kucing Dibantai, Dagingnya Diklaim Kambing Muda dan Dijual Rp 100 Ribu per Kilogram
-
Viral di Pagaralam: Ratusan Kucing Disembelih, Dagingnya Dijual Keliling Kota Bikin Warga Syok
-
Sekolah Tanpa Siswa? Sejumlah SD Negeri di Sumsel Cuma Mengajar 1-2 Murid Baru
-
Jangan Asal Kasih Makan! Ini 5 Merek Makanan Kucing Terbaik yang Bikin Anabul Sehat
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
Thai Street Buka Outlet Terluas di Indonesia di Palembang Icon Mall, Ada Tom Yum hingga Mango Sticky