"Sejak pagi buta sudah narik. Orang rela bayar mahal demi nonton dari dekat. Bisa untuk tambah-tambah biaya sekolah anak," ujar Mang Ujang, seorang pengemudi ketek yang wajahnya berpeluh keringat namun matanya berbinar ceria.
Geliat ekonomi tak berhenti di sana.
Di darat, aroma pempek panggang, tekwan, dan model bercampur dengan bakso bakar, menciptakan surga kuliner dadakan. Para pedagang kaki lima, dari penjual minuman dingin hingga dagangan lain yang diserbu pembeli.
Omzet mereka melonjak drastis. Hotel-hotel di sekitar Sungai Musi juga melaporkan tingkat okupansi meningkat, sementara para pengrajin oleh-oleh mengaku kebanjiran pesanan.
"Ini adalah contoh sempurna bagaimana sebuah aset budaya yang otentik dapat menjadi katalisator ekonomi kerakyatan. Kekuatan Bidar adalah ia menarik massa secara organik. Pemerintah hanya perlu memfasilitasi, dan roda ekonomi akan berputar dengan sendirinya," ujar Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Sulaiman Amin menjelaskan.
Fenomena ini menunjukkan bahwa budaya dan ekonomi bukanlah dua kutub yang terpisah.
Di Palembang, keduanya menyatu dalam kayuhan dayung perahu bidar.
Semakin kuat gengsi budaya dipertaruhkan di atas sungai, semakin deras pula aliran rupiah yang masuk ke kantong-kantong masyarakat di tepiannya, sebagai rezeki musiman.
Baca Juga: Dul Muluk hingga Film Dokumenter Warnai Festival Perahu Bidar 2025 di BKB Palembang
Berita Terkait
-
Dul Muluk hingga Film Dokumenter Warnai Festival Perahu Bidar 2025 di BKB Palembang
-
Deretan Peserta Lomba Perahu Bidar Tradisional 2025, Siapa yang Jadi Jawara di Sungai Musi?
-
Serunya Pekan QRIS Nasional 2025, Palembang Makin Go Digital
-
3 Hari Penuh Keseruan! Ini yang Bisa Kamu Temui di Festival Perahu Bidar 2025 Palembang
-
Festival Perahu Bidar 2025 Dimulai, Puluhan Ribu Orang Diprediksi Padati Palembang
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya