SuaraSumsel.id - Senin sore yang mendung di halaman Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi saksi bisu momen yang bersejarah.
Harnojoyo, mantan Wali Kota Palembang dua periode, turun dari Gedung Kejati Sumsel pukul 18.00 WIB yang tak lagi sebagai pejabat, melainkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek mangkrak Revitalisasi Pasar Cinde.
Yang mencolok dari penampilannya sore itu ialah rompi merah tahanan kejaksaan bertuliskan angka “01” di dada kiri, topi hitam berlogo NY Yankees, serta senyum tipis yang tak mampu menyembunyikan kelelahan dan tekanan.
Dikawal ketat petugas, Harnojoyo melangkah pelan, tangannya terborgol.
Di sekelilingnya, kamera awak media menyorot, memotret, dan mengabadikan transformasi visual yang dramatis: dari pemimpin kota, menjadi tersangka yang dibawa ke Rutan Pakjo Palembang.
Rompi merah yang dikenakan Harnojoyo bukan sekadar atribut tahanan.
Di mata publik, warna mencolok ini melambangkan rasa malu, keterbukaan informasi, dan penegakan hukum yang kini menyentuh figur yang selama ini berada di balik podium dan spanduk-spanduk peresmian proyek.
Namun yang tak kalah menarik adalah topi hitam bertuliskan NY, ikon budaya pop Amerika, yang bagi sebagian netizen terlihat kontras dengan status hukum yang sedang dihadapi.
“Topinya gaya, tapi sayang perginya ke bui,” tulis salah satu komentar warganet yang ikut menyaksikan momen itu lewat media sosial.
Baca Juga: Lebih Banyak Beli Rokok daripada Beras? Ini Fakta Mengejutkan Warga Sumsel
Harnojoyo menjalani pemeriksaan sejak pukul 10.00 WIB pagi.
Penyidik Kejati Sumsel akhirnya menaikkan statusnya dari saksi menjadi tersangka setelah menemukan cukup bukti atas dugaan keterlibatannya dalam proyek Revitalisasi Pasar Cinde yang merugikan negara hampir Rp1 triliun.
Kasus ini sebelumnya telah menyeret empat nama besar lainnya yakni H. Alex Noerdin, mantan Gubernur Sumsel
Edi Hermanto, Ketua Panitia Pengadaan Mitra BGS, Rainmar Yosandi, Kepala Cabang PT Magna Beatum, dan Aldrin Tando, Direktur PT Magna Beatum (yang kini masih di luar negeri)
Proyek Revitalisasi Pasar Cinde awalnya dirancang sebagai proyek prestisius untuk mendukung Asian Games 2018.
Namun, pembongkaran paksa pasar yang merupakan cagar budaya bersejarah Kota Palembang, justru berubah menjadi luka kolektif yang kini dipertanyakan kembali: siapa yang bertanggung jawab?
Bangunan mangkrak, seng penutup yang tak pernah dibuka, serta pedagang yang terusir dari tempat mencari nafkah, kini menjadi bagian dari pusaran hukum yang perlahan menguak.
Tag
Berita Terkait
-
Setelah Alex Noerdin, Kini Giliran Harnojoyo Masuk Bui karena Proyek Pasar Cinde
-
Alex Noerdin Tersangka Lagi, Herman Deru Tak Ingin Proyek Cinde Terhenti
-
Fakta Baru Kasus Pasar Cinde: Rp17 Miliar untuk Tutupi Tersangka Asli Alex Noerdin?
-
Alex Noerdin Tersangka Lagi, Ini 5 Fakta Mengejutkan Kasus Korupsi Pasar Cinde
-
Alex Noerdin Jadi Tersangka Lagi, Proyek Pasar Cinde Dibongkar Kejati Sumsel
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Setelah Ditunda Mendadak, Ini Jadwal Baru CFN Palembang dan Perubahan di Kawasan Atmo
-
Di Balik Kebakaran Muba, Aktivitas Sumur Minyak Ilegal di Hindoli Sudah Lama Berjalan
-
Tragedi di Jalan Kapten A Rivai: Kisah Pilu Driver Ojol Palembang Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
-
Kenapa Harga Batu Bara Dunia Anjlok? Peran China dan India Jadi Sorotan
-
Harga Batu Bara Anjlok 22 Persen, PTBA Malah Tancap Gas, Ini Rahasia di Baliknya