SuaraSumsel.id - Warga Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) diminta bersiap menghadapi pemadaman listrik sementara pada Sabtu, 28 Juni 2025, menyusul adanya pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik oleh PLN di beberapa titik strategis.
Pemadaman ini dilakukan serentak oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sukarami dan ULP Rivai sebagai bagian dari perbaikan penyulang dan konstruksi ROW (Right of Way).
Menurut informasi resmi dari PLN, pemadaman akan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB (estimasi), tergantung kondisi teknis di lapangan.
Wilayah Terdampak Pemeliharaan ULP SUKARAMI:
Pemadaman oleh penyulang HELIUM akan berdampak pada sejumlah kawasan berikut:
Tanjung Barangan, Pr. Lee Grand 3, Jl. Soekarno Hatta Caffe Rawo
Tol Bukit Besar, Sekolah Internasional Harapan, Rolimex
Graha Persada, Kancil Putih Pulau, Pr. Diana Regency
Pr. Lubuk Bakung, Pr. Griya Bintan Mulia, Pr. BSI Mc. Lindungan
Pr. Grandhill, Pr. Tanjung Permata, Pr. Rawo Dalam, Pr. Grandhill
Rumah sakit Bumi Sriwijaya, Gudang Barang, serta sebagian wilayah Macan Lindungan, Bukit Baru, dan Sukarame
PLN juga menyebut sejumlah tempat usaha dan fasilitas publik seperti Soekarno Hatta Caffe, Boss Billiard, dan RS Bumi Sriwijaya akan ikut terdampak.
Wilayah Terdampak Pemeliharaan ULP RIVAI:
Terdapat dua pekerjaan pemeliharaan di jaringan ULP Rivai yang akan berdampak pada wilayah padat bisnis dan pemerintahan:
Baca Juga: Menteri Bahlil Teken Aturan Baru, 12 Ribu Sumur Minyak Rakyat di Sumsel Bakal Legal?
Pekerjaan Perbaikan Konstruksi & ROW (09.00 - 12.00 WIB):
Galeri Indosat Palembang, PSX, Siloam
Komplek Palembang Square, Jl. Pencak Silat, Angkatan 45
RCTI Trans 7, Sonora FM, Jl. Harapan
Pekerjaan di Area Pemerintahan dan Kantor:
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sumsel
Jl. Kapten Anwar Sastro, Jl. Jenderal Sudirman
PLN mengimbau masyarakat agar:
- Memastikan perangkat elektronik dalam kondisi aman
- Mengisi daya ponsel dan power bank sebelum pukul 09.00 WIB
- Mengunduh aplikasi PLN Mobile untuk memantau status gangguan atau perbaikan jaringan secara real-time
PLN juga menekankan bahwa jadwal bisa berubah sewaktu-waktu tergantung pada kondisi sistem dan lapangan.
Pemadaman listrik yang dilakukan pada 28 Juni 2025 ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga keandalan jaringan distribusi dan meningkatkan layanan kepada pelanggan di Palembang.
Dengan pemberitahuan dini ini, diharapkan warga dapat menyesuaikan aktivitas dan kebutuhan kelistrikan masing-masing.
Berita Terkait
-
Butuh BBM Cepat? Cek 21 SPBU Pertamina Resmi Palembang di Tahun 2025
-
Transaksi Tembus Rp51 Miliar, Kartu Tani Digital BRI Dorong Kemajuan Petani Sumsel
-
Penjualan Mobil Turun 21 Persen, Pelaku Usaha Sumsel Minta Keringanan Pajak Kendaraan
-
BRI RO Palembang Wujudkan Budaya Anti Fraud Lewat Training RORC 2025
-
Turun Lagi! Harga Emas Antam Hari Ini di Palembang Jadi Rp1,9 Juta per Gram
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Siap Optimalkan Likuiditas dari Dana SAL untuk Perkuat Kredit Produktif
-
Sebulan Beroperasi, KA Rajabasa Ekonomi Premium Layani 66.521 Penumpang, Hubungkan Sumsel-Lampung
-
Kasus Korupsi Lampu Jalan Palembang Merembet, Wali Kota dan Wawako Bisa Diperiksa
-
Ketimpangan Sumsel Makin Rendah, Tapi Jurang Pengeluaran Kota dan Desa Masih Terasa
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Tapi 870 Ribu Warga Masih Hidup di Bawah Garis Miskin