SuaraSumsel.id - Memperingati 1 Muharram 1447 Hijriah, suasana religius mulai terasa di berbagai penjuru Sumatera Selatan (Sumsel).
Selain memperbanyak doa dan zikir, sebagian warga kini mulai melestarikan satu tradisi unik yang kian dikenal: meminum susu putih pada awal tahun Hijriah.
Tradisi ini bukan sekadar kebiasaan biasa.
Berakar dari ajaran ulama sufi besar asal Makkah, Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki, amalan ini menjadi simbol tafa’ul atau harapan baik di awal tahun.
Putihnya susu melambangkan niat suci dan optimisme bahwa tahun yang akan dijalani akan penuh berkah dan kebaikan dari Allah SWT.
Di sejumlah majelis pengajian dan komunitas keagamaan di Palembang, Prabumulih, hingga Lubuklinggau, mulai terlihat antusiasme masyarakat menjalankan amalan ini.
Mereka berkumpul, berdoa, lalu bersama-sama meminum segelas susu putih sambil mengucapkan doa keberkahan:
اللهم بارك لنا فيه وزدنا منه
"Ya Allah, berkahilah minuman kami dan tambahkanlah darinya (rezeki) pada kami."
Baca Juga: Transaksi Tembus Rp51 Miliar, Kartu Tani Digital BRI Dorong Kemajuan Petani Sumsel
Menurut Ustaz Syahrul Akbar, pengasuh salah satu majelis taklim di Palembang, tradisi ini mulai dikenal dalam lima tahun terakhir berkat pengaruh media sosial dan ceramah-ceramah para asatidz.
“Banyak jamaah yang merasa lebih semangat menyambut tahun baru Hijriah dengan tradisi ini. Ini bentuk tafa’ul, husnuzan kita pada Allah,” ujarnya.
Makna Lebih Dalam dari Segelas Susu
Tafa’ul sendiri dalam Islam memiliki makna mendalam: harapan dan optimisme atas takdir baik dari Allah SWT. Nabi Muhammad SAW pun menyukai bentuk tafa’ul yang baik, sebagaimana disebut dalam hadis:
"Nabi SAW menyukai optimisme dan membenci prasangka buruk." (HR. Bukhari)
Bukan hanya di Sumsel, tradisi ini juga diamalkan di berbagai wilayah di Indonesia, terutama di lingkungan pesantren dan keluarga besar alumni Timur Tengah.
Berita Terkait
-
Liburan Sekolah? Cek Paket Internet Murah IM3 & Tri untuk Warga Sumsel
-
Penjualan Mobil Turun 21 Persen, Pelaku Usaha Sumsel Minta Keringanan Pajak Kendaraan
-
Dapat Tawaran Hapus Utang dari OJK? Jangan Tertipu! Cek Fakta dan Saluran Resmi di Sini
-
Spesial Tahun Baru Islam, 3 Link DANA Kaget Berisi Cuan Maksimal Sudah Bisa Diklaim
-
Penuh Doa, Begini Cara Warga Sumsel Sambut 1 Muharram 1447 H dengan Tradisi Islam
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi