SuaraSumsel.id - Dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1341 Kota Palembang, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melalui Dinas Perdagangan (Disdag) akan menyelenggarakan pasar murah yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat.
Gelaran ini akan berlangsung selama lima hari berturut-turut, mulai dari 14 hingga 20 Juni 2025, dengan lokasi yang berpindah-pindah di lima kecamatan berbeda.
Kegiatan pasar murah ini menjadi salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah kepada warganya, khususnya kalangan ibu rumah tangga yang selama ini menjadi motor utama dalam mengatur kebutuhan dapur keluarga. Selain menjadi bagian dari perayaan hari jadi Palembang, pelaksanaan pasar murah ini juga bertepatan dengan momen setelah Hari Raya Idul Adha, di mana kebutuhan pokok masyarakat biasanya meningkat.
“Kami ingin memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Kepala Dinas Perdagangan Kota Palembang, Isnaini Madani.
Ia menegaskan bahwa pasar murah ini tidak hanya menjadi sarana belanja murah, tetapi juga merupakan upaya strategis pemerintah untuk menjaga stabilitas harga barang di pasaran.
Pasar murah ini akan menyajikan berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, telur, hingga produk kebutuhan rumah tangga lainnya.
Harga yang ditawarkan pun dijamin lebih murah dibandingkan harga pasaran. Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi masyarakat yang ingin berhemat jelang Idul Adha.
Berikut jadwal lengkap pasar murah HUT ke-1341 Kota Palembang:
17 Juni 2025: di lapangan warga, Lorong Assalam RT 24 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II Kota Palembang.
Baca Juga: Fakta Mengejutkan, Ini Alasan Palembang Jadi Rebutan Generasi Muda Sumsel
18 Juni 2025: di lapangan warga Jalan Harapan RT 24 RW 06 Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring Kota Palembang.
19 Juni 2025: di lapangan warga Jalan Tegal Binangun RT 38 RW 06 Kelurahan Plaju Darat Kecamatan Plaju Kota Palembang.
20 Juni 2025 di lapangan warga Jalan Putri Dayang Rindu RT 32 Kelurahan Keramasan Kecamatan Kertapati Kota Palembang.
Masyarakat diminta untuk mencatat lokasi dan tanggal agar tidak melewatkan kesempatan berbelanja kebutuhan pokok dengan harga hemat.
Selain menjaga harga tetap stabil, keberadaan pasar murah ini diharapkan dapat meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Pemerintah Kota Palembang optimistis bahwa program pasar murah ini akan memberikan dampak positif yang nyata, baik bagi masyarakat sebagai konsumen maupun bagi para pelaku usaha yang turut berpartisipasi.
Berita Terkait
-
Blak-blakan di Palembang, Zulkifli Hasan Ungkap Banyak yang Belum Paham Koperasi Merah Putih
-
Fakta Mengejutkan, Ini Alasan Palembang Jadi Rebutan Generasi Muda Sumsel
-
Waspada! Kasus COVID-19 Kembali Muncul di Palembang, Simak Cara Lindungi Keluarga
-
Ampera Tourism Run 2025 Bikin Palembang Makin Populer, Wamen Bima Arya Beri Pujian
-
Spesial HUT Palembang! Naik LRT Sumsel Gratis, Ini Cara Klaim Tiketnya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Pendaki Nekat Bisa Blacklist, Jalur Gunung Dempo Ditutup hingga 25 Maret 2026
-
Harga Emas Perhiasan di Palembang Mendadak Anjlok, Selisih Rp2 Juta Lebih per Suku
-
Cek Fakta: Viral Video Polisi Hancurkan Mobil Warga yang Tak Bersalah, Ini Faktanya
-
Terungkap Jaringan Judol Kamboja di Palembang, 2 Mahasiswa Kelola 200 Akun Facebook
-
Proyek Rumah Limas Tak Pernah Ada, ASN Palembang Didakwa Tipu Korban Rp233 Juta