Nama "tekwan" sendiri diyakini berasal dari kata dalam dialek Hokkien, tâi-oân yang artinya bola ikan. Dari pelabuhan Sungai Musi yang ramai, budaya dan resep terus berbaur, menghasilkan hidangan khas ini yang kini menjadi favorit tak hanya di Sumatera Selatan, tapi juga di berbagai kota besar di Indonesia.
Tekwan semula disajikan dalam momen-momen keluarga dan perayaan khusus. Namun kini, ia hadir di berbagai bentuk: dari warung pinggir jalan hingga restoran berkelas, bahkan dalam kemasan instan yang dijual secara online.
Meski bentuknya bisa berubah, esensi rasa tekwan tetap sama: sederhana, tulus, dan menghangatkan.
Pengakuan dari TasteAtlas membuka peluang besar bagi pelaku UMKM kuliner Indonesia.
Tekwan kini punya potensi untuk dikembangkan ke ranah internasional, baik melalui ekspor makanan kemasan, restoran khas Indonesia di luar negeri, atau promosi wisata kuliner di dalam negeri.
Apalagi di era media sosial, semangkuk tekwan yang difoto cantik dan dibagikan dengan caption menggoda bisa menjadi daya tarik yang kuat.
Pemerintah daerah dan komunitas kuliner lokal bisa memanfaatkan momen ini untuk mendorong branding “Palembang, Kota Seribu Rasa”, menjadikan tekwan sebagai ikon kuliner yang tak hanya dikenal, tapi juga dicari oleh wisatawan lokal dan mancanegara.
Masuknya tekwan ke daftar 25 sup ikan terbaik dunia bukanlah kebetulan.
Ini adalah buah dari tradisi, inovasi, dan kecintaan masyarakat Palembang terhadap rasa. Di tengah gempuran kuliner cepat saji dan makanan viral yang datang silih berganti, tekwan hadir sebagai pengingat bahwa makanan lokal punya tempat istimewa di hati dan lidah dunia.
Baca Juga: Sumsel United Bangun Tim dari Eks Sriwijaya FC, Nil Maizar Masuk Radar
Kini saatnya Indonesia bangga, dan Palembang bersiap menyambut dunia—melalui semangkuk tekwan hangat yang penuh cerita.
Tag
Berita Terkait
-
Wafat di Tanah Suci, 7 Jemaah Haji Embarkasi Palembang Dapat Asuransi hingga Rp108 Juta
-
Harga Emas Terjun Bebas di Palembang Pasca Idul Adha, Kesempatan Emas untuk Investasi
-
Detik-detik Tragis Brio Tabrak Ruko Salon di Palembang, Sopir Tewas Seketika
-
Festival Bulan Juni di Palembang Hadir Lagi, Komunitas Suarakan Krisis Lingkungan
-
Panduan Lengkap Jadwal dan Lokasi Sholat Idul Adha di Palembang untuk Ibadah Khusyuk
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Taksi Listrik Hadir di Palembang, Solusi Transportasi atau Sekadar Tren Baru?
-
Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana
-
60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah
-
Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?
-
Kronologi Pasutri Palembang Diduga Kunci Pria di Kamar Mandi, Motor dan 3 HP Raib