- 0,10%–0,13% (tergantung volume transaksi)
3. Stockbit
Stockbit awalnya dikenal sebagai komunitas diskusi saham, namun kini telah berkembang menjadi platform trading saham yang terintegrasi.
Kelebihan utama Stockbit adalah fitur komunitas dan analisis fundamental yang mendalam.
Fitur utama:
- Komunitas investor aktif
- Tersedia data finansial emiten lengkap
- Akses ke berita pasar modal
Kelebihan:
- Cocok untuk investor pemula maupun menengah
- Fitur diskusi membantu keputusan investasi
- Analisis fundamental sangat mendalam
Kekurangan:
- Tidak semua fitur gratis
- UI bisa terasa rumit bagi pengguna baru
Biaya transaksi:
- Beli: 0,10%
Jual: 0,20%
4. MOST (Mandiri Online Securities Trading)
MOST merupakan platform milik Mandiri Sekuritas yang sudah lama berkecimpung di dunia pasar modal Indonesia.
Cocok untuk investor yang lebih serius dan membutuhkan layanan dari sekuritas konvensional.
Fitur utama:
Baca Juga: Crypto vs Emas, Mana Investasi Terbaik di Tengah Ketidakpastian Ekonomi?
- Layanan konsultasi langsung
- Materi edukasi investasi berkala
- Akses ke laporan riset
Kelebihan:
- Keamanan dan kredibilitas tinggi
- Didukung institusi besar (Bank Mandiri)
- Tersedia layanan full service
Kekurangan:
- Setoran awal cukup tinggi (Rp500.000–Rp2 juta)
- Aplikasi kurang ramah pemula dibanding lainnya
Biaya transaksi:
- Beli: 0,18%
- Jual: 0,28%
5. IPOT (Indo Premier Online Technology)
IPOT adalah salah satu pelopor aplikasi trading saham online di Indonesia. Aplikasi ini menawarkan banyak fitur profesional dengan minimum deposit Rp0.
Fitur utama:
- Tanpa minimum deposit
- Robo-trading untuk otomatisasi transaksi
- Edukasi & analisis teknikal lengkap
Kelebihan:
Tag
Berita Terkait
-
Crypto vs Emas, Mana Investasi Terbaik di Tengah Ketidakpastian Ekonomi?
-
Investasi Saham vs Reksadana, Mana yang Lebih Untung di Tahun 2025?
-
Pasar Modal Inklusif: Difabel Palembang Antusias Belajar Investasi Saham
-
BRI Bayarkan Dividen Tunai ke Rekening Investor, Nilai Total Mencapai Rp31,4 Triliun
-
Bagikan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham, BRI Dividen Rp31,4 Triliun pada 10 April 2025
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Masih Ada Promo! Nikmati Martabak HAR Lebih Hemat dengan QRIS BSB Mobile