SuaraSumsel.id - Dunia sepak bola Sumatera Selatan memasuki babak baru.
Setelah lama klub Sriwijaya FC menjadi satu-satunya kebanggaan Bumi Sriwijaya di kompetisi nasional, kini hadir kekuatan baru yang siap meramaikan Liga 2 Indonesia: Sumsel United.
Kemunculan klub ini bukan hanya sekadar menambah jumlah kontestan Liga 2, melainkan menjadi simbol semangat baru, harapan baru dan rivalitas sehat yang bisa menyulut gairah masyarakat Sumsel terhadap dunia sepak bola.
Lahir dari Tekad Membangun Sepak Bola Profesional
Sumsel United resmi diperkenalkan ke publik pada awal Juni 2025, menandai babak baru dalam sejarah sepak bola Sumatera Selatan.
Klub ini bukan hadir begitu saja, melainkan merupakan hasil inisiasi Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, yang ingin menghidupkan lagi semangat olahraga di Bumi Sriwijaya.
Ia tak sendiri—gagasan besar ini mendapat dukungan penuh dari para tokoh olahraga, pelaku industri sepak bola, dan pemerhati dunia olahraga di Sumsel.
Mereka berbagi satu visi besar: membentuk klub yang profesional, modern, dan dibangun dengan fondasi pengembangan jangka panjang, bukan sekadar tampil sesaat.
Sumsel United hadir bukan hanya sebagai klub, tapi sebagai gerakan baru yang membawa harapan bagi regenerasi sepak bola daerah.
Baca Juga: Sumatera Selatan Resmi Punya Klub Liga 2 Baru! Sumsel United Satu Grup dengan Sriwijaya FC
"Kalau di Pulau Jawa saja bisa ada tiga hingga banyak klub dalam satu daerah, kenapa Sumatera Selatan tidak?" ujar Cik Ujang dengan penuh keyakinan.
Menurutnya, potensi bibit pesepak bola di Sumsel sangat melimpah, namun selama ini ruang tampil mereka masih terbatas.
Dengan kehadiran Sumsel United, para talenta muda kini memiliki lebih banyak peluang untuk berkembang.
“Bibit-bibit kita banyak, mereka bisa bermain di Sriwijaya FC ataupun di Sumsel United,” lanjutnya.
Bagi Cik Ujang, lebih banyak klub bukan berarti lebih banyak pesaing, tapi justru lebih banyak jalan bagi anak-anak muda Sumsel untuk mewujudkan mimpi menjadi pesepak bola profesional.
Menurutnya, Sumsel United tidak ingin sekadar ikut-ikutan eksis.
Klub ini hadir dengan konsep pembinaan usia dini, manajemen terbuka, serta menggandeng berbagai pihak untuk menjadikan sepak bola sebagai kekuatan sosial dan ekonomi.
Satu Provinsi, Dua Klub: Derbi Sumsel di Liga 2
Yang membuat Sumsel United langsung jadi sorotan adalah fakta bahwa mereka satu grup dengan Sriwijaya FC di Liga 2 musim ini. Artinya, dalam waktu dekat publik Sumsel akan menyaksikan Derbi Sumatera Selatan di kancah resmi nasional.
Rivalitas ini pun menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial.
Sebagian mendukung, sebagian merasa cemas, tapi mayoritas menyambut dengan antusias karena ini adalah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya.
“Wah, akhirnya ada klub baru dari Sumsel. Bisa jadi makin seru kalau ada derbi. Tapi tetap, Sriwijaya FC tetap di hati,” tulis akun @palembangbola di X.
“Selamat datang Sumsel United. Semoga bisa menyehatkan persaingan dan bawa semangat baru. Derbinya harus elegan, jangan rusuh,” komentar akun @laskar_peduli di Instagram.
Identitas Klub yang Lokal dan Modern
Sumsel United hadir dengan logo api dengan semangat membara.
Kehadiran United Warriors menjadi pelengkap ekosistem suporter di Sumsel, dan sekaligus sinyal bahwa Sumsel United hadir bukan sebagai "musuh", melainkan sebagai pelengkap dan penyemangat baru.
Tantangan di Awal Jalan
Sebagai klub baru, Sumsel United tentu akan menghadapi tantangan besar. Mulai dari membangun basis penggemar, memastikan konsistensi manajemen, hingga menghadapi tekanan kompetisi yang tinggi di Liga 2.
Namun, mereka tak main-main.
Pelatih berpengalaman telah direkrut, sejumlah pemain senior dan muda lokal telah bergabung, dan proses seleksi pemain melalui jalur akademi juga sudah dimulai.
Kehadiran Sumsel United diprediksi akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. Setiap pertandingan kandang bisa mendorong perputaran ekonomi UMKM, pedagang asongan, hingga sektor jasa seperti parkir dan transportasi.
Lebih dari itu, klub ini juga menargetkan diri sebagai katalisator kegiatan sosial. Mereka berencana membuat program pembinaan usia dini di sekolah-sekolah, kegiatan amal suporter, serta promosi pariwisata berbasis sepak bola.
Babak Baru Sepak Bola Sumsel Dimulai
Kelahiran Sumsel United menandai awal era baru sepak bola Sumatera Selatan. Untuk pertama kalinya, Sriwijaya FC tidak lagi berjalan sendirian di Liga 2.
Kini ada Sumsel United yang siap berjalan beriringan—atau mungkin bersaing sehat—dalam membawa harum nama daerah di kancah nasional.
Bagi publik sepak bola Indonesia, ini bukan hanya tentang klub baru.
Ini tentang potensi besar dari daerah yang selama ini dikenal punya sejarah panjang dalam olahraga. Ini tentang semangat baru, darah segar, dan harapan baru dari Tanah Sriwijaya.
Selamat datang, Sumsel United!
Semoga memberi warna baru bagi sepak bola Indonesia.
Berita Terkait
-
Sumatera Selatan Resmi Punya Klub Liga 2 Baru! Sumsel United Satu Grup dengan Sriwijaya FC
-
Cik Ujang: Dari Bupati hingga Wakil Gubernur, Kini Bangun Klub Sepak Bola Sumsel United
-
Misteri Klub Baru Wagub Cik Ujang: Nama Fans dan Bocoran Visinya Bikin Penasaran
-
Sumsel United Akan Launching, Nama Klub dan Fansnya Bikin Heboh Warganet
-
Bukan Klub Baru Biasa, Cik Ujang Disebut Bakal Akuisisi Tim Lama Jadi Sumsel United
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Laba Rp57,13 Triliun, BRI Salurkan Dividen Besar Kepada Pemegang Saham
-
Palembang Banjir Lagi di Hari Bumi 2026, Wali Kota Pernah Dinyatakan Bersalah Soal Banjir
-
Gawat! 3 Tahanan Narkoba Kabur dari Rutan Baturaja Usai Sidang, Lepas Borgol Pakai Kawat
-
Siapa Ferizka Utami? Sosok Asal Palembang di Balik Video Totok Daun Sirih pada Bayi Menangis
-
Aksi Jambret di Depan Palembang Icon Berujung Apes, Korbannya Ternyata Polisi