SuaraSumsel.id - Sebuah video yang memperlihatkan pasangan suami istri asal Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) membawa anak mereka yang kecanduan narkoba ke barak militer milik Dedi Mulyadi di Jawa Barat telah menjadi viral di media sosial.
Tindakan ini menuai berbagai reaksi dari masyarakat dan pihak berwenang.
Berikut 5 fakta viral orang tua di Sumsel bawa anak pecandu sabu ke barak militer Dedi Mulyadi
1. Perjalanan 15 Jam Demi Masa Depan Anak
Pasangan suami istri berinisial DH dan istrinya menempuh perjalanan sekitar 15 jam dari Kayuagung, OKI, menuju Subang, Jawa Barat, untuk menemui Dedi Mulyadi.
Mereka membawa anak bungsu mereka, seorang siswa kelas 10 SMK jurusan teknik perbengkelan, yang telah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba jenis sabu.
Dalam pertemuan tersebut, DH mengungkapkan keputusasaannya dalam mengendalikan perilaku anaknya dan berharap pendekatan disiplin ala militer dapat membantu memulihkannya.
2. Latar Belakang Keluarga yang Baik
Anak tersebut berasal dari keluarga yang terdidik dan berprestasi.
Baca Juga: Sumsel Jadi Pelopor Rp 250 Triliun Dana Koperasi Merah Putih, Desa Anda Kebagian?
Ibunya adalah seorang guru SD, sementara dua kakaknya telah sukses menjadi anggota TNI dan ASN.
Hal ini membuat Dedi Mulyadi terkejut dan bertanya-tanya bagaimana anak dari keluarga dengan latar belakang baik bisa terjerumus ke dalam narkoba.
Anak tersebut mengakui bahwa pergaulan buruk dan kebiasaan berbohong kepada orang tua untuk mendapatkan uang tambahan menjadi faktor penyebabnya.
3. Respons Dedi Mulyadi
Dedi Mulyadi, yang dikenal dengan pendekatan barak militernya untuk membina anak-anak bermasalah, awalnya terkejut dengan kedatangan keluarga dari Sumatera Selatan.
Namun, setelah mendengar kisah mereka, ia bersedia membantu dan meminta orang tua anak tersebut untuk membuat surat pernyataan sukarela sebagai syarat penitipan di barak militer.
Berita Terkait
-
Sumsel Jadi Pelopor Rp 250 Triliun Dana Koperasi Merah Putih, Desa Anda Kebagian?
-
Herman Deru Tanggapi Warga Sumsel Bawa Anak ke Barak Dedi Mulyadi: Kenapa Tak ke BNN?
-
Orang Tua di Sumsel Bawa Anak Pemakai Sabu ke Barak Dedi Mulyadi, BNN: Cara Ini Salah!
-
Naik LRT Palembang 2025: Ini Jalur, Harga Tiket dan Cara Mudah Keliling Kota Pempek
-
Anak Terjerat Narkoba, Aksi Ayah di Sumsel Viral Usai Titipkan ke Barak Dedi Mulyadi
Terpopuler
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
5 Fakta Jejak Haji Halim di Sumsel, Tokoh Lokal yang Sering Didatangi Capres
-
Bukit Asam Luncurkan Golden Rules 5.0, Langkah Baru Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
-
Siapa Haji Halim Ali? Tokoh Sumsel yang Berpengaruh dan Perkaranya Sebelum Wafat
-
Top Up i.saku Kini Sat-Set Tanpa Ribet, Cukup Pakai Virtual Account Bank Sumsel Babel
-
Dobrak Kemiskinan dari Desa, Berikut Kontribusi Nyata BRI