2. Transparansi dan Desentralisasi
Teknologi blockchain memungkinkan transaksi aman, transparan, dan tanpa campur tangan otoritas pusat.
3. Adopsi Semakin Luas
Semakin banyak perusahaan besar dan institusi keuangan mulai mengadopsi kripto, baik sebagai alat pembayaran maupun aset investasi.
Namun, kripto juga tidak lepas dari volatilitas ekstrem. Fluktuasi harga bisa sangat tajam hanya dalam hitungan jam, dipicu oleh sentimen pasar, kebijakan pemerintah, atau cuitan tokoh publik.
Mana yang Cocok di Tahun Ketidakpastian?
Ketika ekonomi dunia masih diliputi ketidakpastian dari perang dagang, fluktuasi suku bunga, hingga ancaman stagflasi strategi investasi yang cermat sangat dibutuhkan.
Jika kamu adalah investor konservatif yang menghindari risiko besar, emas tetap menjadi pilihan utama. Nilainya relatif stabil dan terbukti mampu bertahan dari berbagai krisis global.
Namun jika kamu memiliki toleransi risiko tinggi dan memahami dinamika pasar digital, crypto bisa menjadi instrumen pelengkap dengan peluang cuan yang lebih besar.
Strategi Cerdas: Diversifikasi
Para ahli keuangan sepakat bahwa kunci menghadapi ketidakpastian ekonomi adalah diversifikasi portofolio.
Menggabungkan emas dan kripto dalam proporsi yang sesuai dengan profil risiko dapat memberikan perlindungan sekaligus peluang pertumbuhan.
Baca Juga: Harga Emas di Palembang Stabil di Rp10,2 Juta per Suku, Peluang Investasi Menarik
Contohnya:
70% aset di emas dan instrumen konservatif
30% di crypto untuk peluang pertumbuhan agresif
Dengan pendekatan ini, investor dapat menyeimbangkan antara keamanan dan potensi keuntungan.
Baik crypto maupun emas memiliki keunggulan masing-masing. Emas dikenal sebagai penyimpan nilai yang stabil, sementara crypto menawarkan potensi pertumbuhan cepat dengan risiko tinggi.
Di tahun-tahun penuh ketidakpastian ekonomi, tak ada pilihan tunggal yang sempurna semuanya bergantung pada tujuan keuangan, profil risiko, dan strategi yang diterapkan.
Berita Terkait
-
Harga Emas di Palembang Stabil di Rp10,2 Juta per Suku, Peluang Investasi Menarik
-
Cara Membuka Tabungan Emas di Pegadaian dan Tokopedia, Mudah dan Menguntungkan!
-
Cek Harga Emas Hari Ini di Palembang: Naik Rp4.000, Saatnya Jual atau Beli?
-
Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini Rp 1,91 Juta per Gram di Palembang
-
Harga Emas Hari Ini di Palembang Naik Lagi: Antam Rp 21 Ribu per Gram
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
7 Foundation Ringan untuk Tampilan Wajah Natural Sehari-hari
-
5 Fakta Jejak Haji Halim di Sumsel, Tokoh Lokal yang Sering Didatangi Capres
-
Bukit Asam Luncurkan Golden Rules 5.0, Langkah Baru Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
-
Siapa Haji Halim Ali? Tokoh Sumsel yang Berpengaruh dan Perkaranya Sebelum Wafat
-
Top Up i.saku Kini Sat-Set Tanpa Ribet, Cukup Pakai Virtual Account Bank Sumsel Babel