SuaraSumsel.id - Sebuah video memperlihatkan aksi menegangkan seorang pria yang menarik-narik tangan anggota polisi lalu lintas hingga mengajaknya berkelahi di jalan raya viral di media sosial.
Peristiwa ini terjadi di kawasan lampu merah Simpang Fatal, Kecamatan Ilir Timur III, Kota Palembang, pada Senin sore, 26 Mei 2025, sekitar pukul 14.00–15.00 WIB.
Dalam video berdurasi singkat yang beredar luas di berbagai platform, pria berbaju merah marun dan mengenakan helm itu tampak marah besar saat dihentikan oleh petugas.
Meski membawa helm, ia ketahuan tidak mengenakannya saat berkendara.
Saat petugas dari Satlantas Polrestabes Palembang mencoba melakukan penindakan tilang, pria tersebut justru merespons dengan emosi tinggi, bahkan menarik tangan polisi dan berulang kali membuat gestur mengajak duel.
Aksi dramatis tersebut membuat banyak pengguna jalan di sekitar lokasi tercengang.
Beberapa di antaranya merekam kejadian tersebut dan menyebarkannya secara online. Tak butuh waktu lama, video itu pun langsung viral dan memancing ribuan komentar netizen yang mengecam aksi sang pengendara.
Kasat Lantas Polrestabes Palembang, AKBP Finan Sukma Pradipta, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
Ia menegaskan bahwa tindakan penilangan dilakukan secara prosedural dan sesuai dengan standar operasional. Namun, yang bersangkutan menunjukkan sikap tidak kooperatif.
Baca Juga: Daftar Lengkap 50 Lokasi WiFi Gratis Palembang, Cek di Sini
“Benar, kejadiannya sekitar pukul dua sampai tiga siang. Pengendara yang berboncengan itu tidak menggunakan helm saat melintas di depan petugas. Saat diarahkan ke pinggir jalan agar tidak mengganggu lalu lintas, dia malah marah dan tarik-tarik tangan anggota kami,” jelas Finan.
Finan menambahkan, usai diberikan surat tilang setelah menunjukkan STNK, pengendara tersebut langsung kabur ke arah kawasan Abihasan.
Tidak ada kontak fisik atau pemukulan dalam kejadian itu, karena anggota Satlantas tetap profesional dan mengedepankan pendekatan humanis.
“Setelah diberikan tilang, yang bersangkutan pergi begitu saja. Tidak terjadi perkelahian. Isu yang menyebut ada baku hantam itu tidak benar dan menyesatkan,” tegas Finan.
Kini, pihak kepolisian mengimbau kepada pria tersebut untuk segera mendatangi Polrestabes Palembang guna menyelesaikan proses penilangan secara tertib.
“Kami imbau agar pengendara tersebut datang dan menyelesaikan prosesnya. Tidak perlu panik. Yang penting patuhi aturan dan kami pastikan seluruh proses dilakukan secara humanis,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap 50 Lokasi WiFi Gratis Palembang, Cek di Sini
-
Pemkot Palembang Resmikan 50 Titik WiFi Gratis, Cek Lokasi dan Cara Pakainya
-
Harga Emas Antam Turun Tajam, Kini Rp 1,91 Juta per Gram di Palembang
-
Hari Ini Listrik Padam di Palembang dan Sekayu, Cek Daftar Wilayah dan Jadwalnya
-
Peluru Nyasar Lukai Warga, Latihan Menembak di JSC Palembang Dihentikan
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
Pilihan
-
Lucky Hakim Dinobatkan Sebagai Bupati Terbaik, Wakilnya Malah Jadi Tersangka
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
Terkini
-
QRIS BSB Mobile Tidak Bisa Digunakan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
-
Ahmad Nasuhi Tabrak 5 Orang hingga 2 Tewas, Mengapa Eks Terpidana Korupsi Ini Sudah Bebas?
-
Dua Sumur Baru Pertamina EP Zona 4 Tambah Produksi Migas hingga 4.834 Barel per Hari
-
Kasus Dokter Gigi Palembang: Dari Perselisihan di Jalan hingga Serangan Palu
-
Dari Rp9 Juta per Kapal hingga Dugaan Rp160 Miliar, Begini Perhitungan Kasus Sungai Lumpur