Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara konsisten dan meluas, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara nyata dalam jangka panjang.
"Hasil dari pohon yang ditanam tidak bisa langsung dipanen, melainkan membutuhkan proses yang mungkin baru akan dinikmati oleh anak cucu di masa depan. Saya mewakili masyarakat menyampaikan rasa terima kasih kepada Bukit Asam atas kepeduliannya terhadap masyarakat Karang Anyar dengan mengadakan kegiatan yang bermanfaat ini," ucapnya.
Lebih dari sekadar menghijaukan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar. Beragam jenis pohon produktif seperti tembesu, trembesi, gaharu, merbau, kayu putih, dan mahoni (masing-masing 6 batang) ditanam, yang berpotensi menjadi sumber bahan baku untuk industri mebel dan produk lainnya di masa depan.
Selain itu, keindahan lingkungan juga diperkaya dengan penanaman berbagai tanaman hias, termasuk tebu buya (13 batang), anggrek (25 batang), asoka (20 batang), bambu kuning hias (20 batang), ketapang kencana mini (15 batang), gardina mini sabrina (18 batang), dan bunga sepatu (15 batang). Masyarakat juga akan menikmati hasil dari pohon-pohon buah yang ditanam, seperti mangga, durian, rambutan, alpukat, dan nangka (masing-masing 8 batang).
Kegiatan kolaboratif ini tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara PTBA dan masyarakat, menciptakan sinergi positif untuk masa depan yang lebih hijau dan sejahtera.
Berita Terkait
-
Panduan SPMB SMP Palembang 2025: Jadwal dan Jalur Masuk, Orang Tua Wajib Tahu
-
Sidak Kawasan Pasar 16, Ratu Dewa Curigai Pol PP 'Masuk Angin' Terima Setoran
-
Kronologi Bocah 5 Tahun Diculik di Palembang, Pelaku Babak Belur Digerebek
-
Bandara SMB II Palembang Internasional Lagi, Peluang Ekspor Kopi Sumsel Melejit
-
Culik Anak 5 Tahun di Palembang, Slamet Riyadi Babak Belur Dihajar Warga
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit
-
Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur
-
Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar
-
Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change
-
Kabut Asap Palembang Hari Ini Berdampak ke Penerbangan, 4 Pesawat Sempat Tertahan