SuaraSumsel.id - Setelah rehat sejenak merayakan Lebaran Idulfitri 1446 H, Sekolah Sepak Bola (SSB) Palembang Soccer Skills (PSS) langsung tancap gas dan mencetak prestasi membanggakan.
Tim SSB PSS Merah sukses mempersembahkan trofi pertama usai libur panjang dengan menyabet gelar juara 2 dalam Kejuaraan Sepak Bola Antar-SSB se-Kota Palembang untuk kategori Usia 12 Tahun.
Turnamen bergengsi ini digelar di Lapangan Ajendam II/Sriwijaya, Palembang, pada Minggu, 20 April 2025, dan menjadi panggung pembuktian talenta muda PSS yang tampil solid sejak awal laga.
PSS Merah tampil impresif sepanjang turnamen dan akhirnya keluar sebagai runner-up usai kalah tipis 0-1 dari SSB Persegrata di partai final yang berlangsung penuh gengsi.
“Anak-anak sudah bermain dengan baik. Namun, tentu tetap akan ada evaluasi. Masih ada beberapa hal yang perlu dimaksimalkan,” ujar pelatih SSB Palembang Soccer Skills, Subagio, usai pertandingan.
Pelatih berlisensi C AFC yang menakhodai tim SSB PSS Merah menegaskan bahwa keberhasilan meraih gelar juara bukanlah tujuan utama, melainkan hasil sampingan dari proses panjang yang dilalui para pemain.
Menurutnya, yang paling penting adalah bagaimana para pemain terus menunjukkan semangat dalam berlatih, disiplin dalam menjalani setiap sesi latihan, dan konsisten dalam meningkatkan kualitas permainan.
Ia menilai bahwa pembentukan karakter dan peningkatan kemampuan teknis harus menjadi prioritas utama dalam pembinaan usia dini.
“Terus tingkatkan kualitas bermain. Semangat berlatih harus tetap dijaga agar kemampuan terus meningkat. Soal juara, itu hanyalah bonus,” ujarnya dengan tegas.
Baca Juga: Jejak Emansipasi Ratu Sinuhun: Perempuan Hebat dari Bumi Sriwijaya
Bagi sang pelatih, kemenangan di lapangan hanyalah cerminan dari kerja keras yang dilakukan di balik layar—di lapangan latihan, saat para pemain muda mengasah keterampilan, memperkuat mental, dan belajar bekerja sama sebagai sebuah tim.
“Terus tingkatkan kualitas bermain. Semangat berlatih harus tetap dijaga agar kemampuan terus meningkat. Soal juara, itu hanyalah bonus,” imbuhnya.
Tak hanya mengandalkan skuad utama, SSB Palembang Soccer Skills (PSS) juga menurunkan tim PSS Hijau dalam turnamen tersebut.
Meski diperkuat mayoritas pemain berusia 11 tahun, tim muda ini menunjukkan semangat juang luar biasa di tengah persaingan ketat dengan lawan-lawan yang sebagian besar berusia setahun lebih tua.
PSS Hijau tampil penuh determinasi dan tak gentar menghadapi tekanan, membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Dari tiga laga yang dilakoni, mereka mencatatkan satu kekalahan dan dua hasil imbang—sebuah pencapaian yang patut diapresiasi sebagai bagian dari proses pembentukan mental dan pengalaman bertanding sejak dini.
Berita Terkait
-
Jejak Emansipasi Ratu Sinuhun: Perempuan Hebat dari Bumi Sriwijaya
-
Detik-Detik Mencekam Simpang Veteran Palembang: Ratusan Remaja Bersiaga Tawuran
-
PSU Empat Lawang Panas! Joncik Unggul Hitung Cepat, Budi Antoni Klaim Menang
-
Dukun Cabul di Palembang Hamili Mahasiswi dengan Modus Ritual 'Pembersihan'
-
Pantau Langsung! PSU Empat Lawang Digelar Hari Ini, Berikut Kondisi Terkini
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Operasi Hitung Bilangan Bulat Positif dan Negatif: Aturan Mudah yang Wajib Dikuasai
-
Usai Haji Halim Ali Wafat, Kejati Umumkan Status Kasus Tol Betung-Tempino
-
7 Fakta Prosesi Pemakaman Kemas Haji Abdul Halim Ali di Palembang
-
Saatnya Berkarya 2026! Bank Sumsel Babel Kick Off Kompetisi Karya Jurnalistik untuk Insan Media
-
Cara Membulatkan Bilangan ke Satuan, Puluhan, dan Ratusan Terdekat