SuaraSumsel.id - Aksi kejahatan dengan modus ganjal lubang kartu ATM kembali memakan korban.
Kali ini peristiwa terjadi di gerai ATM dalam minimarket Alfamart Simpang Sematang Borang, Palembang.
Seorang warga yang hendak melakukan transfer ke ibunya justru harus merelakan jutaan rupiah raib dalam hitungan menit akibat ulah komplotan penipu yang sudah lihai memainkan perannya.
Kejadian bermula saat korban, seorang pria muda, memasukkan kartu ATM-nya ke mesin.
Tanpa disadari, lubang kartu ternyata telah diganjal lebih dulu oleh pelaku yang sebelumnya datang lebih awal.
Saat korban kebingungan karena kartu tidak bisa masuk sepenuhnya, muncul seorang pria lain yang berpura-pura ingin membantu. Tanpa curiga, korban pun menerima tawaran bantuan itu.
“Tadi niatnya cuma mau transfer uang ke ibu, min. Tapi pas mau masukin kartu, susah banget. Tiba-tiba ada yang nawarin bantu, katanya sering kejadian model gitu. Lah, kartunya malah ditukar sama mereka,” ujar korban melalui akun Instagram yang mengirimkan ceritanya ke akun viral @plglipp.co.
Ternyata, pelaku tidak beraksi sendirian.
Komplotan ini terdiri dari tiga orang dengan peran yang sudah dibagi.
Baca Juga: Usai Lebaran, Air PDAM Tirta Musi Palembang Keruh dan Kuning
Satu pelaku bertugas mengganjal lubang kartu, satu lagi berpura-pura membantu korban memasukkan kartu, dan satu pelaku lainnya mengingat PIN yang sebelumnya dipencet korban saat mencoba bertransaksi.
Setelah kartu berhasil ditukar dan korban pergi dengan kartu palsu, komplotan langsung mengeksekusi kartu asli yang berhasil mereka curi.
Tak butuh waktu lama, isi rekening korban ludes disikat. Uang jutaan rupiah lenyap dalam sekejap.
Kasus ini menambah daftar panjang kejahatan bermodus ganjal ATM yang marak terjadi, terutama di mesin-mesin yang berada di lokasi minimarket atau tempat yang tampak aman.
Ironisnya, banyak korban lengah karena percaya dengan orang yang terlihat ingin berniat menolong.
Sehari kemudian, aksi kejahatan dengan modus ganjal lubang kartu ATM kembali meresahkan warga Palembang.
Berita Terkait
-
Usai Lebaran, Air PDAM Tirta Musi Palembang Keruh dan Kuning
-
Fokus Pelayanan Terganggu, ASN Bolos di Palembang Siap-Siap Terima Sanksi
-
Waswas! Tarif AS Ancam Masa Depan Ekspor Karet Sumsel
-
Tito Karnavian Jongkok Gosok Lantai Kambang Iwak, Aksi Mengejutkan Saat Teken Prasasti Renovasi
-
Sumsel Gaspol Lumbung Pangan Nasional, Herman Deru Cegah Alih Fungsi Lahan
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Diminta Masakkan Makanan untuk Nenek, Pemuda di Banyuasin Aniaya Ibu Kandung
-
Kronologi Menantu Bakar Rumah Mertua di Lubuklinggau, 11 Rumah Hangus
-
Suami Istri Kompak Jadi Spesialis Curanmor dan Bobol Rumah di Palembang, Polisi Ungkap Modusnya
-
LRT Sumsel Kampanyekan Transportasi Publik, Penumpang Stasiun Cinde Tembus 110 Ribu
-
Tagih Utang Berujung Maut, Pria di Palembang Tewas dengan Luka Bacok di Punggung