SuaraSumsel.id - Pemerintah Kota Palembang, Sumatera Selatan, menghadirkan program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dalam 100 hari pertama kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Ratu Dewa - Prima Salam. Salah satu program unggulan mereka adalah pemberian seragam sekolah gratis untuk seluruh siswa SD dan SMP serta kain kafan gratis bagi warga yang wafat.
Plt Wali Kota Palembang, Prima Salam, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Pemberian seragam sekolah gratis untuk seluruh siswa SD dan SMP serta kain kafan bagi warga yang wafat adalah bagian dari prioritas utama kami dalam 100 hari kerja," ujarnya di Palembang, Senin (24/2/2025).
Untuk mewujudkan visi-misi tersebut, pemerintah daerah akan bekerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari tingkat RT, kelurahan, kecamatan, hingga kepala dinas. Prima Salam menambahkan bahwa selain program ini, sekitar 70 persen janji politik mereka selama kampanye akan direalisasikan secara bertahap, dengan target selesai pada Desember 2025.
Program Pro Rakyat Tanpa Mengganggu Anggaran
Dalam kesempatan tersebut, Prima Salam juga menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak akan menghambat jalannya program pro rakyat. "Kami tidak ada masalah dalam anggaran, tidak ada pemotongan, dan tidak ada yang lesu," katanya. Efisiensi hanya akan diterapkan pada kegiatan yang dianggap kurang prioritas, seperti seminar dan forum diskusi.
Sejumlah program prioritas yang masuk dalam 100 hari kerja Pemkot Palembang meliputi seragam sekolah gratis untuk PAUD, SD, dan SMP, jaminan kesehatan, WiFi gratis, ambulans gratis, serta kain kafan gratis bagi warga yang wafat.
Melansir ANTARA, Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, mengimbau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bahu membahu mewujudkan visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang. Ia juga menegaskan akan ada evaluasi kinerja bagi semua pemangku kepentingan, termasuk lurah, camat, dan kepala bagian.
"Sebelum 100 hari kerja berakhir, akan ada evaluasi. Jika ada yang tidak berjalan sesuai rencana, maka akan dikaji ulang. Walaupun tidak semua target tercapai dalam 100 hari, yang penting ada progres nyata," kata Aprizal.
Dengan program ini, masyarakat Palembang diharapkan dapat merasakan dampak langsung dari kepemimpinan baru Ratu Dewa - Prima Salam, menuju kota yang lebih berdaya dan sejahtera.
Baca Juga: Palembang Jadi Kandang Penentu! Palembang BSB Lolos ke Final Four 7 Poin
Berita Terkait
-
Palembang Jadi Kandang Penentu! Palembang BSB Lolos ke Final Four 7 Poin
-
Pertamina Ingatkan Ciri Elpiji 3 Kilogram Standar: Waspada yang Tak Sesuai!
-
Pemotor di Palembang Tewas Setelah Oleng dan Menabrak Tiang LRT Sumsel
-
Proliga 2025 di Palembang Buka Peluang UMKM, Omzet Capai Jutaan Rupiah
-
Populasi Ikan Terancam! Pertamina dan Pemkab Banyuasin Galakkan Konservasi
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Kadis PUPR Bengkulu 9 Jam, Lima Koper Barang Bukti Dibawa ke Jakarta
-
FIFGROUP Gelar Hajatan Cabang Mukomuko, Angkat Tradisi Kesenian Irama Minang Berhadiah Honda ADV
-
Tak Sekadar Modal, OJK dan Pemprov Sumsel Siapkan Jalan 100.000 Sultan Muda Tembus Pasar
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel