SuaraSumsel.id - Sejumlah objek bangunan di Palembang diantaranya masjid Agung Palembang, Jembatan Ampera dan masjid Lawang Kidul resmi ditetapkan sebagai cagar budaya. Selain itu, juga gedung kesenian Palembang, kompleks makam kramojayo serta Museum Pahlawan Nasional Mayjen. Purn. dr. AK Gani
Pemerintah Kota Palembang telah resmi menetapkan enam cagar budaya baru yang akan memperkaya warisan budaya kota ini. Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Palembang menerima salinan Surat Keputusan (SK) Walikota Palembang Nomor 482 dan 485 tahun 2024 yang menandai langkah penting dalam pelestarian budaya lokal.
Selain ketiga bangunan tersebut,
Ketua TACB Kota Palembang, dalam pernyataannya mengapresiasikan Pemerintah Kota Palembang atas dukungan dan kerjasama dalam penetapan TACB ini.
"Kami sangat bersyukur atas penetapan ini, yang merupakan hasil kerja keras dan komitmen bersama untuk melestarikan warisan budaya kita," ucap Juru Bicara TACB Kota Palembang Kemas A.R. Panji.
Cagar budaya yang baru ditetapkan ini mencakup berbagai situs bersejarah yang memiliki nilai penting bagi masyarakat Palembang. Penetapan ini tidak hanya bertujuan untuk melindungi dan melestarikan situs-situs tersebut namun meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan buda
Enam objek yang ditetapkan sebagai Cagar Budaya yang ditetapkan setalah menindaklanjuti usulan TACB yang masuk sejak akhir tahun 2024 yang lalu, yakni masjid Agung Palembang (Masjid SMB Jayo Wikramo), Eks Balai Pertemuan (Gedung Kesenian Palembang), jembatan Ampera, Masjid Lawang Kidul, Kompleks Makam Kramojayo dan Dengan adanya penetapan ini, masyarakat dapat lebih mengenal dan menghargai sejarah serta budaya yang dimiliki oleh Kota Palembang. Selain itu, langkah ini juga diharapkan dapat menarik perhatian wisatawan untuk mengunjungi dan belajar lebih banyak tentang kekayaan budaya Palembang.
Pemerintah Kota Palembang berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian cagar budaya dan mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga warisan budaya yang ada. "Kami akan terus berupaya untuk melindungi dan mempromosikan cagar budaya di Palembang agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang," sambung Kemas.
Dengan penetapan enam cagar budaya baru ini, Palembang semakin memperkuat posisinya sebagai kota yang kaya akan sejarah dan budaya, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya pelestarian warisan budaya.
Baca Juga: Rangkaian Acara Haul dan Ziarah Kubra Ulama Palembang: Tradisi Spiritual Menyatukan Umat
Berita Terkait
-
Rangkaian Acara Haul dan Ziarah Kubra Ulama Palembang: Tradisi Spiritual Menyatukan Umat
-
Cuaca Ekstrem Landa Sumsel: Waspada Banjir, Ini Wilayah yang Bisa Terdampak
-
Bupati Banyuasin dan Muratara 'Dicegat' Megawati Usai Pelantikan: Retret dengan Prabowo Dibatalkan?
-
Profil Ratu Dewa: Wali Kota Palembang yang Menyetrika Seragam Sendiri Sebelum Dilantik
-
Ratu Dewa Resmi Pimpin Palembang, Amanah Warga Jadi Prioritas Utama
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Sebelum Jadi Deputi BGN, Ini Warisan Penanganan Kasus Ketut Sumedana di Kejati Sumsel
-
Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?
-
Kronologi Kematian Brigadir EWS, Ditemukan Tewas di Rumah Kos hingga 13 Saksi Diperiksa
-
Komisaris Utama Pertamina Apresiasi Kesiapan Kilang Plaju Jadi Pelopor Green Refinery