SuaraSumsel.id - Jenazah Bripda Faras Nahbah Attalah, anggota Polri yang gugur dalam tugas saat penggerebekan bandar narkoba di Tanjung Sakti, Lahat, Sumatera Selatan dibawa ke Palembang. Suasana duka menyelimuti rumah duka di Villa Gardena 4, Jalan Jepang Kilometer 11, Kecamatan Alang-Alang Lebar, tempat keluarga dan rekan sejawat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kapolres Lahat, AKBP God Parlarso Sinsitor Sinaga, SH, SIK, memastikan dirinya akan hadir sebagai inspektur upacara dalam prosesi pemakaman. “Betul sudah dibawa ke Palembang, saya akan hadir menjadi Irup diacara pemakaman,” kata Kapolres Lahat AKBP God Parlarso Sinsitor Sinaga SH SIK melansir Sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Dalam insiden itu terdapat tiga personel Polres Lahat mengalami luka tikaman saat melakukan penangkapan terduga bandar narkoba yang berada di wilayah hukum Polsek Tanjung Sakti, pada Selasa (21/1/2025).
Dalam insiden aksi penyerangan terhadap anggota Polres Lahat tersebut diduga dilakukan oleh dua orang pelaku, yang kekinian sudah ditangkap di Mako Polres Lahat.
AKBP God Parlarso Sinsitor Sinaga, SH, SIK menyebutnya personelnya tersebut diserang saat melakukan penggrebekan. “Benar anggota kita semalam melakukan penggerebekan terduga pelaku melakukan perlawanan, tiga anggota kita alami luka tusuk, satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia,” ucapnya.
“Dua anggota kota yang terluka sedang dirawat di rumah sakit,” sambungnya.
Dia pun juga membenarkan, dua pelaku penyerangan tersebut telah diamankan dan dilakukan pemeriksaan intensif. “Kita sedang mempersiapkan pemakaman, terhadap pelaku juga tengah diperiksa,” ucapnya.
Berita Terkait
-
Penggerebekan Maut di Tanjung Sakti Lahat, Satu Polisi Tewas Ditikam
-
Kapolres Lahat Ungkap Kronologi Penyerangan Tragis di Wilayah Tanjung Sakti
-
Breaking News, Anggota Polres Lahat Tewas Saat Penggerebekan Bandar Narkoba
-
Bursah Zarnubi-Widia Ningsih Raih Suara Terbanyak di Pilbup Lahat 2024
-
Lonsum Pacu Produksi Biodiesel, Dukung Swasembada Energi Nasional
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap