Deliar Marzoeki dan staf pribadinya yang berinisial AL kini ditahan selama 20 hari untuk proses penyidikan kasus dugaan gratifikasi.
Baca Juga:Karir Cemerlang Berakhir, Rekam Jejak Deliar Marzoeki yang Diangkat Herman Deru
OTT ini berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan gratifikasi, yang kini tengah dikembangkan untuk mengungkap kemungkinan tersangka lain.
Berikut LHKP yang dilaporkan tersangka Deliar Marzuki.
Dalam laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diajukan ke KPK, Deliar mencatatkan harta kekayaan yang cukup sederhana, dengan total sebesar Rp251.860.000. Harta tersebut terdiri dari 11 unit tanah di Kabupaten Muara Enim senilai Rp71.760.000 dan sebuah kendaraan Toyota Kijang Innova tahun 2012 senilai Rp180 juta.
Laporan harta kekayaan iterbaru mencatatkan uang setara kas yang sangat minim, yakni hanya Rp100.000. Kini, dengan tertangkapnya Deliar dalam OTT, publik semakin menyoroti perjalanan karirnya dan potensi dugaan tindak pidana yang melibatkan pejabat ini.
Baca Juga:Detik-Detik Penangkapan Kadisnakertrans Sumsel, Uang Diamankan dalam OTT
a. tanah dan bangunan rp 71.760.000
1. tanah seluas 91 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.400.000
2. tanah seluas 92 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.500.000
3. tanah seluas 92 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.500.000
4. tanah seluas 93 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.510.000
5. tanah seluas 94 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.580.000
6. tanah seluas 95 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.650.000
7. tanah seluas 98 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.860.000
8. tanah seluas 89 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.230.000
9. tanah seluas 86 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.020.000
10. tanah seluas 97 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.790.000
11. tanah seluas 96 m2 di kab / kota muara enim, hasil sendiri 6.720.000
b. alat transportasi dan mesin rp 360.000.000
1. mobil, toyota kijang innova tahun 2012, hasil sendiri 180.000.000
2. mobil, toyota kijang innova tahun 2012, hasil sendiri 180.000.000
c. harta bergerak lainnya rp 0
d. surat berharga rp 0
e. kas dan setara kas rp 100.000
f. harta lainnya rp 0
sub total rp 431.860.000
ii. hutang rp 0
iii. total harta kekayaan (i-ii) rp 431.860.000
Baca Juga: Kasus Gratifikasi Kadisnakertrans Sumsel: Barang Bukti Capai Rp 485 Juta
Berita Terkait
-
Kasus Gratifikasi Kadisnakertrans Sumsel: Barang Bukti Capai Rp 485 Juta
-
Penggeledahan 3 Rumah Ungkap Aset Tak Tercatat di LHKPN Deliar Marzoeki?
-
Karir Cemerlang Berakhir, Rekam Jejak Deliar Marzoeki yang Diangkat Herman Deru
-
Sebelum OTT, Kadisnakertrans Sumsel Disebut Langgar Prosedur Penetapan UMP
-
Deliar Marzoeki Ditetapkan Tersangka, Istri dan Sopir Masih Diperiksa
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Dirampok Rp3,5 Juta, Diikat lalu Dibakar Hidup-Hidup, Petani di OKU Selatan Tewas
-
Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita
-
Listrik Padam Lagi di Palembang Pekan Ini, Cek Apakah Wilayah Anda Terdampak