SuaraSumsel.id - Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam di Kota Palembang pada 1-5 Januari 2025 mencapai puncaknya dengan meriah. Pawai yang diikuti oleh berbagai komunitas, seperti Komunitas Jeep Palembang, Komunitas Ontel, Laskar Merah Putih, hingga masyarakat umum dan pelajar, menjadi sorotan utama.
Pawai dimulai dari Gedung Kesenian Palembang dan melewati sejumlah titik penting peringatan termasuk Jembatan Ampera dan Kertapati.
Selain pawai, acara diwarnai dengan berbagai kesenian tradisional, pembacaan sejarah, dan pemberian penghargaan kepada veteran.
Pj Wali Kota Palembang, Cheka Virgowansyah, mengapresiasi kegiatan ini sebagai tonggak sejarah yang memperkuat identitas heroik Kota Palembang.
Cheka juga mengajak masyarakat mensukseskan Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam dimana dengan peringatan ini Palembang tidak kalah heroiknya dengan daerah –daerah lain .
“Mari bangga menjadi warga kota Palembang dan mari isi kemerdekaan yang hari ini bisa kita nikmati dengan kontribusi kita pada bidang kita masing-masing dengan memberikan yang terbaik,” katanya.
Ketua pelaksana, Vebri Al Lintani, berharap ke depannya, Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam bisa semakin besar dengan melibatkan lebih banyak pihak dan menggelar berbagai acara menarik, termasuk pameran alutsista dan film dokumenter.
Rute pawai di mulai dari Gedung Kesenian Palembang melewati Jalan Jenderal Sudirman, jembatan Ampera, Kertapati, Jembatan Musi VI , Jalan Ki Gede Ing Suro serta kembali ke Gedung Kesenian Palembang.
Usai pawai acara dilanjutan dengan tradisi penyambutan Pj Walikota Palembang dan jajaran yang tiba di Gedung Kesenian Palembang dengan tradisi saling berbalas pantun dan kesenian pencak silat yang dipimpin Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Bung Baja, Iskandar Sabani
Baca Juga: Lonjakan 53,5 Persen, Fakta Mengejutkan Kasus Kriminal Sumsel Sepanjang 2024
Vebri Al Lintani mengatakan, kalau kegiatan ini adalah kegiatan pada tahun keempat. Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam dimana peringatan kali ini sudah ada dari dukungan Pemkot Palembang dengan hadirnya Pj Walikota Palembang.
“Di tahun ini kita juga sebelumnya sudah melakukan roadshow di sekolah-sekolah yaitu SMAN 5, SMAN 6, SMAN 7 , SMAN 9 , SMKN 5, “ katanya.
Selain itu pihaknya juga menggelar pameran poto, barang jadul, lomba baca puisi , lomba fashion show, lomba lagu-lagu perjuangan , diskusi sejarah, pemutaran 4 film dokumenter tentang kearifan lokal Sumsel seperti Keris Palembang, Asal Usul Kampung Dulmuluk Palembang , Sungai Palembang , 5 Masjid Tua di Palembang.
Berita Terkait
-
Awal Tahun 2025, Pemkot Palembang Lelang 3 Jabatan Eselon, Siapa Terkuat?
-
Hanya dengan Struk Belanja, Anda Bisa Bawa Pulang Rumah di Palembang!
-
Palembang Sambut Tahun Baru 2025 dengan Atraksi Drone di Langit Sungai Musi
-
Hindari Macet! Ini Rekayasa Lalu Lintas di Palembang Mulai Pukul 22.30 WIB
-
Video Art Teater Potlot Menciptakan Rasa Gelisah Terhadap Lingkungan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dua Warga Alami Luka Tembak, Mess PT BCP Dibakar: Apa yang Terjadi di Lempuing?
-
BMKG Petakan Kemarau di Sumsel, Sejumlah Daerah Mulai Masuk Zona Kering
-
Harga DMO Batu Bara Dirombak, Apa Dampaknya bagi PTBA dan PLN?
-
Harga Karet Sumsel Tetap di Atas Rp40 Ribu saat Dolar Menguat, Kok Petani Belum Lega?
-
BEM Unsri Akhirnya Turun Aksi Kritisi Pemerintahan Prabowo, Bawa 8 Tuntutan