SuaraSumsel.id - Konferensi Provinsi XXIII PGRI Sumatera Selatan resmi menetapkan Assoc. Prof. Dr. H. Bukman Lian, M.M., M.Si sebagai Ketua PGRI Sumsel periode 2024-2029 secara aklamasi. Proses pemilihan yang digelar di Hotel Beston Palembang pada Sabtu (28/12/2024).
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi. Mantan Ketua PGRI Sumsel, Dr. H. Ahmad Zulinto, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi atas kelancaran konferensi ini dan berharap kepengurusan baru dapat memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya bagi para guru di Sumatera Selatan.
“Konferensi ini merupakan agenda lima tahunan untuk memilih kepengurusan baru. Tahapan-tahapan sudah kita laksanakan dengan baik, termasuk laporan pertanggungjawaban yang diterima tanpa catatan oleh 17 kabupaten/kota. Ini membuktikan konferensi berjalan dengan benar dan transparan,” jelas Zulinto, saat diwawancarai wartawan usai pemilihan.
“Semua berjalan baik dan sesuai aturan, proses pemilihan pun terbuka, independen, dan tidak ada pengondisian. Calon kandidat harus memenuhi syarat, ada pengalaman organisasi. Semoga dengan kepengurusan yang baru ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi organisasi,” ungkapnya.
Pihaknya tidak mencari orang yang tiba-tiba muncul tanpa kontribusi. “Kami mencari kader terbaik yang mampu membantu menyelesaikan permasalahan guru, bukan hanya memberikan sumbangan materi, tetapi dukungan konkret bagi organisasi,” terang dia.
Untuk proses aklamasi, masih kata Zulinto, dalam pemilihan adalah hal yang wajar jika hanya ada satu calon yang diajukan oleh kabupaten/kota, dan tidak melanggar AD/ART PGRI.
Konferensi ini diikuti oleh 17 PGRI Kabupaten/Kota dengan jumlah peserta 263 orang yang dibagi menjadi tiga komisi yakni, Komisi A, Membahas Program Kerja PGRI Provinsi Sumatera Selatan Masa Bakti XXIII
Selain itu Konferensi ini juga diisi dengan berbagai agenda penting, yakni, Laporan Pelaksanaan Program Kerja dan Keuangan Pengurus PGRI Provinsi Sumatera Selatan periode 2019-2024 serta Pandangan/Tanggapan atas laporan pertanggungjawaban Pengurus PGRI Provinsi Sumatera Selatan XXII Kabupaten/Kota.
Ketua umum PB PGRI, Prof. Dr. Unifah, Rosyidi, M.Pd, diwakili Dr. Jejen Musfah, M.A mengatakan, Konferensi Provinsi XXIII PGRI Sumatera Selatan, tahun 2024 merupakan ajang menjalin silahturahmi dari para anggota.
Baca Juga: Spektakuler! Ini 7 Acara Seru di Palembang untuk Sambut Tahun Baru 2025
Berita Terkait
-
Spektakuler! Ini 7 Acara Seru di Palembang untuk Sambut Tahun Baru 2025
-
Kaleidoskop Sumsel 2024: Dari Karhutla hingga Drama Politik Pilkada Serentak
-
Ibu Rumah Tangga di Muratara Lumpuh Setelah Ditusuk Suami Kecanduan Judol
-
Viral Dokter di Palembang Tuding Penemu Ponsel Sebagai Pencuri, Ini Kronologinya
-
Viral Cerita Istri ASN di OKUS Laporkan Suaminya karena Perzinaan Berulang
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kasus Dugaan Korupsi 93 Honorer RSKJ Bengkulu, Mantan Dirut Menyusul Jadi Tersangka
-
Guru SD di Palembang Diduga Setubuhi Siswi Lima Kali, Terungkap Setelah Orang Tua Melapor
-
PT RAS Jadi Tersangka Karhutla, Polda Sumsel Tangani 20 Perkara yang Melibatkan Korporasi
-
Gambut Sumsel Terbakar 99.906 Hektar, Pemuda Desak Pemerintah Buka Data dan Tindak Pelanggaran
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla