SuaraSumsel.id - SKK Migas Perwakilan Sumbagsel bersama Medco E&P Grissik Limited (Medco E&P) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung kemandirian dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasinya melalui Program Pengembangan Masyarakat (PPM).
Berfokus pada lima pilar utama—Pemberdayaan Ekonomi, Pendidikan, Kesehatan, Dukungan Fasilitas Sosial dan Umum, serta Lingkungan—program ini menjadi wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Hal ini disampaikan dalam Temu Ramah Media 2024 yang berlangsung di Palembang, Sumatra Selatan, Selasa (17/12/2024) dengan menyampaikan berbagai inisiatif dan hasil positif dari program sebagai bentuk kontribusi berkelanjutan Medco E&P dan SKK Migas membangun kemandirian di wilayah operasionalnya.
VP Relations & Security Medco E&P Arif Rinaldi mengatakan selain memastikan pemenuhan kebutuhan energi nasional dan mendukung target produksi migas, perusahaan terus berupaya memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Medco E&P telah mendukung Pemberdayaan Ekonomi melalui pengembangan ekonomi pedesaan dan UMKM serta program pemberdayaan petani karet. Kelompok Usaha Keripik Anggun, merupakan salah satu UMKM mitra binaan yang sukses meraih penghargaan di berbagai forum lokal dan nasional.
Pada bidang Pendidikan, perusahaan menjalankan Program Dana Bantuan Pendidikan D2 hingga S1 serta Program Pelatihan Kepala Sekolah dan Guru. Sejak 2002-2024, total penerima beasiswa mencapai 6.847 mahasiswa dan total penerima manfaat program pelatihan kepala sekolah dan guru mencapai sebanyak 3.800 orang dari 39 sekolah.
Dalam sektor Kesehatan, Medco E&P menjalankan program peningkatan pelayanan kesehatan desa. Melalui program ini, pada 2023 dan 2024 Medco E&P mendampingi 30 Posyandu dan 8 sekolah di 10 desa dan 6 kecamatan dengan total penerima manfaat mencapai 15.000 orang.
"Sementara itu, dukungan Fasilitas Umum diwujudkan melalui pembangunan fasilitas air bersih dan sanitasi di Suban," ujarnya.
Komitmen terhadap Lingkungan juga menjadi prioritas, melalui partisipasi dalam Program Penghijauan Hulu Migas, bekerja sama dengan SKK Migas dan KKKS di Sumatra Selatan. Tahun 2024, Medco E&P Grissik telah melakukan penanaman 12 ribu pohon. ’
Baca Juga: Kronologi Dokter Dianiaya Sopir Bos di Palembang: CCTV Ungkap Kekejian Pelaku
’Kelima pilar Program Pengembangan Masyarakat (PPM) ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan di wilayah operasi,’’ ujar Arif.
Darmansyah yang merupakan salah satu penerima manfaat program pengembangan masyarakat Medco E&P. Petani karet ini mengatakan, melalui program pendampingan dan pelatihan, dirinya dan petani lainnya mendapatkan pengetahuan baru.
Darmansyah mengungkapkan para petani diajarkan teknik memanen getah karet dengan benar dan tepat untuk menjaga kualitas getah karet.
Peningkatan kemampuan ini, menurutnya, telah berkontribusi pada peningkatan pendapatan petani hingga mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga ke Perguruan Tinggi. "Alhamdulillah, melalui program pelatihan dan bantuan yang diberikan Medco sangat bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan keluarga saya,’’ ujar Darmansyah.
Berita Terkait
-
Kronologi Dokter Dianiaya Sopir Bos di Palembang: CCTV Ungkap Kekejian Pelaku
-
Pemukulan Dokter Koas Unsri Viral, Warganet Sebut Lady Aurellia Anak Manja
-
Catahu 2024: Merawat Perjuangan HAM, LBH Palembang Refleksi 42 Tahun
-
UMP Sumsel Naik 6,5 Persen, Resmi Menjadi Rp3,68 Juta untuk Tahun 2025
-
Memahami Budaya Luhur Melalui Video Art Sastra Tutur
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Oknum Prajurit Yonif 200 Raider Diamankan Pomdam Sriwijaya Usai Tembak Mati Rekan Sejawat
-
Isak Tangis Adik Pratu Ferischal Lepas Kepergian Kakak yang Tewas Ditembak Rekan TNI di THM Panhead
-
Duel Maut 2 Prajurit TNI di Tempat Hiburan Malam Palembang: Pratu Ferischal Tewas Diterjang Peluru
-
Saat Perempuan Punya Penghasilan Sendiri, Risiko Kekerasan Disebut Bisa Berkurang
-
Long Weekend Dimanfaatkan Warga Palembang untuk Borong Emas saat Harga Turun Rp20 Ribu