Scroll untuk membaca artikel
Tasmalinda
Sabtu, 30 November 2024 | 12:54 WIB
Tukang bangunan menemukan prasasti di kantor Pemkot Palembang

SuaraSumsel.id - Sebuah lembar sejarah Palembang kembali terungkap. Saat tengah merenovasi Office Museum di Kantor Wali Kota Palembang, para pekerja menemukan prasasti asli pendirian gedung yang penuh makna.

Prasasti berbahasa Belanda ini menjadi saksi bisu perjalanan panjang gedung yang kini menjadi ikon Kota Palembang. Penemuan ini tidak hanya membangkitkan rasa penasaran, tetapi juga membuka jendela waktu bagi kita untuk lebih memahami sejarah kota yang kaya akan budaya.

Prasasti pendirian dan peresmian Kantor Ledeng Kantor Wali Kota Palembang buatan Belanda asli ditemukan tanpa sengaja oleh salah satu tukang yang sedang mengerjakan Office Museum di sisi kiri Gedung Ledeng atau Kantor Walikota Palembang, Kamis (28/11).

Selain itu diduga ada juga ditemukan prasasti di sisi kanan Gedung Ledeng atau Kantor Walikota Palembang namun belum dibongkar seluruhnya lantaran harus memindahkan kotak meteran PLN dari lokasi.

Baca Juga: Sehari Setelah Pilkada, Pj Wali Kota Palembang Berganti

Batu prasasti yang menceritakan tentang pembangunan kantor ledeng Palembang, adapun naskah yang tertulis di Prasati tersebut adalah :

DE GEMEENTERAAD
VAN PALEMBANG
BESLOOT IN ZIJN ZITTING
VAN DEN 8 STEN MAART
VAN HET JAAR 1928
TIJDENS HET BESTUUR
VAN BURGEMEESTER
D.E.E JLE COCO DARMANDVILLE
TOT DEN AAMLEG VAN DE
DRANK WATERLEIDING VAN PALEMBANG.
IN DE ZITTING VAN DEN 26 STEN AUGUSTUS
VAN HET VOLGENDE JAAR WERED TIJDENS
HET BESTUUR VAN BURGEMEESTER
D,R.C.A.F.J NESSEL VAN LISSA
BESLOTEN DEN WATERTOREN
MET EEN NEIUW RAADHUIS
TOT EEN GEHEEK TE VEREENIGEN.
HET WERK WERD OVEREEBKOMSTIG
DIENS PLANNEN AANGENOMEN DOOR
Ir. S.S.NUIJF
DIE HET TOT STAND BRACHT
IN SAMENWERKING MET DE
HOLLANDSCHE BETON Mij.
DE WATERLEIDING WERD IN GEBRUIK GENOMEN
OP DENISTEN JUNI VAN HET JAAR 1931.
DEZE GEDENKSTEEN WERD GEPLAATST
IN AUGUSTUS 1932 TEN TIJDE
DAT HET BURGENEESTERSCHAO
WERD WAARGENOMEN DOOR
IR. F.C.Van LIER.

Artinya:
DEWAN KOTA
PALEMBANG
MEMUTUSKAN DALAM SIDANGNYA
PADA TANGGAL 8 MARET
TAHUN 1928
SELAMA MASA PEMERINTAHAN
WALI KOTA
D.E.E. JLE COCO DARMANDVILLE
UNTUK PEMBANGUNAN
SALURAN AIR MINUM DI PALEMBANG.
DALAM SIDANG TANGGAL 26 AGUSTUS
TAHUN BERIKUTNYA, SELAMA
MASA PEMERINTAHAN WALI KOTA
D.R.C.A.F.J. NESSEL VAN LISSA
DIPUTUSKAN UNTUK MENGGABUNGKAN
MENARA AIR DENGAN BALAI KOTA YANG BARU.
PEKERJAAN INI DITERIMA SESUAI DENGAN
RANCANGAN YANG DIUSULKAN OLEH
Ir. S.S. NUIJF
YANG MENGERJAKAN PROYEK INI
BERSAMA DENGAN
HOLLANDSCHE BETON Mij.
SALURAN AIR INI MULAI DIGUNAKAN
PADA TANGGAL 1 JUNI TAHUN 1931.
BATU TANDA INI DITANAM
PADA BULAN AGUSTUS 1932, PADA SAAT
MASA PEMERINTAHAN WALI KOTA
YANG DIJALANKAN OLEH
Ir. F.C. Van LIER.

Menurut Wiji, tukang yang pertama kali menemukan Prasasti pendirian dan peresmian Kantor Ledeng Kantor Wali Kota Palembang buatan Belanda menjelaskan , penemuan tersebut sekitar pukul 10.00.

“Rencananya saya mau memasang replika Prasasti pendirian dan peresmian Kantor Ledeng Kantor Wali Kota Palembang buatan Belanda, pas mau bobok. Kami kira awalnya prasasti candi, ternyata tulisan. Batu granit ini pahatan asli, prasasti ini jenis andesit dengan partikel lebih halus, aku lalu komfirmasi dengan pak Totok lalu pak Totok komfirmasi dengan anggota Tim TACB Kemas Ari Panji,” katanya.

Baca Juga: Unggul di Hitung Cepat, Ratu Dewa Ajak Masyarakat Palembang Bersatu Pasca Pilkada

Prasasti asli tetap diputuskan dipertahankan sedangkan replika prasasti pendirian dan peresmian Kantor Ledeng Kantor Wali Kota Palembang buatan Belanda di pasang di dalam Office Museum .

Load More