SuaraSumsel.id - PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Lumut Balai memperoleh prestasi dalam ajang Asian Power Awards 2024, PGE Lumut Balai berhasil meraih dua penghargaan bergengsi yaitu ESG Programme of the Year dan Geothermal Power Project of the Year.
Penghargaan merupakan bukti nyata dari komitmen PGE dalam mengembangkan energi bersih dan berkelanjutan sekaligus memberdayakan masyarakat sekitarnya.
Manager Operasi PGE Lumut Balai Aris Kurniawan mengatakan keberhasilan tersebut pihaknya meraih dua penghargaan bergengsi yakni ESG Programme of the Year dan Geothermal Power Project of the Year dalam ajang Asian Power Awards 2024.
Penghargaan ESG Programme of the Year diberikan atas keberhasilan program "Belanting River Tubing" di Desa Kelumpang, Sumatra Selatan.
Program ini tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan melalui ekowisata tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal.
"Hasil dari program ini kesejahteraan ekonomi masyarakat meningkat hingga 30 persen sekaligus mengurangi emisi karbon dioksida," katanya.
Objek wisata alam dari Sungai Ogan yang dikembangkan ini merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) pemberdayaan masyarakat meningkatkan dampak perekonomian warga yang berdekatan dengan wilayah kerja PGE Area Lumut Balai.
PGE Area Lumut Balai juga mendapat penghargaan Geothermal Power Project of the Year diberikan berkat performa luar biasa dengan tingkat Equivalent Availability Factor (EAF) mencapai 96 persen dan Equivalent Force Outage Rate (EFOR) yang sangat rendah yaitu hanya 0,11 persen.
"Pencapaian ini mengukuhkan PGE Lumut Balai sebagai pelopor dalam inovasi energi hijau di Indonesia," ujarnya menegaskan.
Baca Juga: Kabar Gembira! Produksi Minyak Nasional Naik Berkat Temuan Baru di Prabumulih
Prestasi pun semakin menegaskan komitmen PGE untuk mendukung target net-zero emissions pada 2060 dan mempercepat transisi energi bersih di Tanah Air.
"Penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja keras seluruh tim PGE untuk mencapai keberlanjutan energi yang seimbang antara kebutuhan energi dan pelestarian lingkungan," ujarnya.
PGE Lumut Balai juga aktif dalam pengembangan komunitas lokal melalui program pelatihan kewirausahaan yang membuka peluang ekonomi baru.
Inisiatif ini sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan bauran energi terbarukan hingga 23 persen pada tahun 2025.
Keberhasilan ini menjadikan PGE Lumut Balai sebagai pemimpin transisi energi bersih dan menjadi role model di sektor energi geothermal, baik di Indonesia maupun dunia.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira! Produksi Minyak Nasional Naik Berkat Temuan Baru di Prabumulih
-
Heboh BBM Bercampur Air di Pertashop Martapura Bikin Puluhan Motor Mogok!
-
Sumur BNG 061 Pertamina: Harapan Baru untuk Kemandirian Energi Nasional
-
Hemat Hingga Ramah Lingkungan: Breezon R1270, Inovasi Indonesia Mendunia
-
Kemitraan Pertamina dan Masyarakat Banyuasin Wujudkan Perikanan Berkelanjutan
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Iftar Buffet Wyndham Opi Hotel Palembang Diskon 20 Persen, Ini Menu dan Paket Menginapnya
-
PTBA Serahkan Fasos dan Fasum, Dorong Permukiman Lebih Layak dan Tertata
-
Belajar AI Tanpa Ribet, Internet BAIK Festival Telkomsel Bikin Pelajar Jambi Level Up Skill Digital
-
Puasa Ramadan 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Simak Prediksi Resminya di Sini
-
Sirine Kota Palembang Bunyi Lagi, Apa Maknanya dan Apa Fungsinya Sekarang?