SuaraSumsel.id - Sebanyak empat dari lima korban hilang dalam peristiwa robohnya Jembatan Lalan, Musi Banyuasin (Muba), berhasil ditemukan Tim SAR Gabungan pada Rabu (14/8/2024).
Mereka ialah Kusdio, Hendra, M Alansyah dan Mishabul Munir. Tim SAR menemukan para korban ini dalam keadaan meninggal dunia.
Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstain mengatakan, pihaknya menemukan Kusdio sekita pukul 00:30 WIB, Hendra sekita pukul 01:40 WIB, dan M Alansyah sekita pukul 02:15 WIB, dan Munir pukul 08.15.
"Korban ke-4 yakni Misbahul Munir pagi ini sekitar pukul 08:15 WIB kami temukan mengapung sudah tidak bernyawa dalam radius tiga kilometer dari lokasi jembatan ambruk," kata Raymond Konstain.
Ia menyebutkan Kusdio ditemukan mengapung sudah tidak bernyawa pada radius 500 dari lokasi awal. Kemudian Hendra ditemukan pada radius satu kilometer mengapung sudah tidak bernyawa dari lokasi jembatan. Lalu M Alansyah ditemukan mengapung sudah tidak bernyawa sekitar 250 meter dari jembatan.
Selanjutnya korban yang sudah dievakuasi, kata dia, langsung menyerahkan kepada pihak keluarga masing-masing guna dilakukan proses pemakaman.
Dari total lima korban yang hilang empat sudah ketemu, lanjutnya, berarti tersisa satu korban lagi dan akan terus dilakukan pencarian.
Sebelumnya, jembatan Lalan di Desa Sukajadi P6, Kecamatan Lalan ditabrak ponton batu bara, sehingga ambruk. Dari kejadian tersebut, dilaporkan lima orang hilang, tujuh orang mengalami luka ringan, dan satu orang mengalami luka berat.
Sementara itu, aparat Kepolisian Daerah Sumatera Selatan mendalami penyebab Jembatan Lalan, Musi Banyuasin yang roboh, karena ditabrak ponton pengangkut batu bara.
Baca Juga: Jembatan Lalan Ambruk Usai Ditabrak Kapal Angkut Batu Bara: 3 Orang Tewas
"Ya, semalam sekitar pukul 21:30 WIB, kejadiannya jembatan di Desa Sukajadi P6, Kecamatan Lalan itu ditabrak ponton batu bara, sehingga roboh. Untuk penyebabnya kenapa bisa menabrak, masih kami dalami," kata Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Sunarto. Ponton batu bara yang tidak tenggelam juga telah diamankan untuk dilakukan pendalaman perkara. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Jembatan Lalan Ambruk Usai Ditabrak Kapal Angkut Batu Bara: 3 Orang Tewas
-
5 Orang Hilang dalam Insiden Robohnya Jembatan di Lalan Muba
-
Jembatan Roboh Diterjang Ponton Batu Bara di Muba, Akses Warga Terputus
-
Satgas Penanggulangan Dibentuk, Bakal Mampu Atasi Illegal Drilling di Sumsel?
-
Geger! Mayat Misterius Berbaju Cokelat Ditemukan Mengapung di Sungai Musi Muba
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kasus Penembakan TNI di THM Panhead Masuk Tahap Baru, Sertu MRR Hadapi Oditurat Militer
-
Warga Pernah Menang Gugatan Banjir, Tapi Palembang Masih Tergenang
-
THM Panhead Jadi Perbincangan usai Kasus Penembakan TNI dan Temuan Senjata Rakitan
-
Ayah dan Anak Tewas dalam Rumah Terbakar di Musi Banyuasin, Warga Tak Sempat Menolong
-
Pesirah Bank Sumsel Babel Kini Jadi Pilihan Anak Muda Sumsel untuk Bangun Dana Darurat