SuaraSumsel.id - Sebanyak 3300 peserta (pelari) akan meramaikan Ampera Tourism Run 2024 yang diselenggarakan Minggu (30/6/2024) pagi hari. Pelaksanaan event pariwisata yang memandukan wisata dan olahraga ini pun disambut antusias.
"Tiket sudah ludes dengan 3300 peserta dan sudah ditutup pertengahan Juni ini," ujar Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Sulaiman Amin dalam konfrensi pers yang digelar bersama awak media, Jumat (20/05/2024).
Pelaksanaan Ampera Tourism Run yang bertepatan dengan HUT Kota Palembang 1341 tahun diharapkan makin meningkatkan angka wisatawan yang datang ke Palembang.
Sulaiman menjelaskan sektor pariwisata Palembang telah menyokong 30,5 persen pendapatan daerah pada tahun 2023. Karena itu, upaya-upaya peningkatan kunjungan melalui beragam event pun digelar seperti Ampera Run Tourism 2024 ini.
"Dengan semarak HUT kota Palembang, even ini mengajak makin banyak wisatawan datang, berbelanja, menikmati kuliner, menginap, juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyaarakatnya terutama UMKM," ujar Sulaiman menjelaskan.
Pelaksanaan Ampera Tourism Run digelar sejak pukul 05.00 wib dengan menjanjikan sensasi wisata nan beragam.
Para peserta atau pelari nantinya bisa menikmati wisata di atas Jembatan Ampera dengan menikmati matahari mulai bersinar (sunrise), menikmati kuliner asli daerah dan nantinya menunjungi sejumlah wisata peninggalan sejarah dan budaya di kota tertua di Indonesia ini.
"Keinginan kita kembali mem-branding- ikon kota Jembatan Ampera, sekaligus kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) sebagai pusat kota, jasa, dan wisata," ujar Sulaiman yang berharap Ampera Fun Run akan mampu meningkatkan kontribusi sektor pariwisata menyentuh 33 persen APBD.
"Targetnya lagi, Ampera Tourisme Run yang membagi kelas pelari 5K dan 10K masuk kalender event kota Palembang dan kalender event pariwisata nasional," ucapnya.
Baca Juga: Berdayakan Masyarakat Desa, SMBR Raih Penghargaan BISRA 2024
Ketua Pelaksana Event, Ahmad Faisal menambahkan pelaksanaan Amperaa Tourism Run 2024 sebagai perwujudan mempromosikan kembali jembatan Ampera sebagai bangunan nan ikonik.
Bangunan Jembatan yang diresmikan tahun 1960 an merupakan ikon kota, ikon bersejarah sekaligus kembali menempatkan Ampera sebagai jantung wisata kota Palembang.
"Nantinya akan banyak pelari yang memanfaatkan momen mengabadikan menikmati jembatan Ampera langsung dari atas jembatan," ucapnya.
Saat event berlangsung, jembatan Ampera akan ditutup selama satu jam, mulai dari pukul 4.45 wib sampai dengan 5.45 wib atau mendekati jam 06.00 wib.
Sebanyak 3300 lebih pelari itu, diantaranya sebanyak 1700 an pelari mengikuti kelas 5k dan sekitar 700 lebih penari, mengikuti jarak 10K.
Para pemenang akan mendapatkan hadiah dan para peserta juga akan mendapatkan peluang doorprice dan menikmati hiburan di puncak acara. Panitia mendata ribuan pelari tersebut telah berasal dari 130 kota di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
-
Berdayakan Masyarakat Desa, SMBR Raih Penghargaan BISRA 2024
-
Skandal Korupsi Guest House UIN Raden Fatah: Dirut Perusahaan Konsultan Konstruksi Ditahan
-
PPDB SMA Jalur Prestasi di Palembang Kacau, Intervensi Dinas Pendidikan Diduga Jadi Biang Kerok
-
Terkubur 18 Hari, Autopsi Ungkap Penyebab Kematian Pegawai Koperasi yang Dicor Bos Distro
-
Lebih dari 100 Peternak Sapi Sukses Berkat Bank Sumsel Babel, Menuju Swasembada Daging
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga