SuaraSumsel.id - Lembaga Survei Indonesia (LSI ) menyatakan jika calon gubernur atau cagub Herman Deru masih lebih unggul dibandingkan pesaingnya di Pilkada 2024.
Unggulnya Herman Deru dibandingkan pesaingnya ini disebabkan sejumlah hal. Berdasarkan survei yang dilakukan di medio Mei 2024, Herman Deru lebih unggul dari Mawardi Yahya, salah satu pesaingnya di Pilgub Sumsel 2024.
Direktur Eksekutif Lembaga Survei Indonesia (LSI) Djayadi Hanan mengatakan berdasarkan hasil survei LSI petahana tahun 2018 sampai 2023 Herman Deru cukup dominan unggul.
“Herman Deru calon yang dominan. Selain elektabilitasnya di atas 60 persen, dan jarak elektabilitas antara beliau, antara Petahana Herman Deru dengan pesaingnya terdekat yakni Pak Mawardi Yahya itu jaraknya sangat jauh mencapai angka 50%," ujarnya.
Sehingga jika tidak ada situasi atau perubahan nan signifikan selama 6 bulan ke depan, maka Herman Deru unggul kembali menjadi gubernur Sumsel.
“PKenapa ada calon dominan?. Karena ada gubernur petahana yang dipandang hal positif," ucapnya.
“Situasi seperti ini biasa di berbagai tempat, kalau di sebuah pemilihan itu ada gubernur Petahana, kepala daerah Petahana yang bagus itu biasanya memang tidak mudah untuk mengalahkan petahana. Biasanya pertarungannya tinggal mencari siapa mencari wakil,” ucapnya melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com.
Ia menerangkan, survei ini tampilkan berbagai simulasi beberapa kandidat lainnya.
"Ternyata setelah kita coba berbagai nama yang beredar di berbagai media, ternyata kesimpulannya siapapun pasangannya keunggulan pak Herman Deru itu tidak berubah. Angkanya selalu di atas 60%. Kemudian jarak elektabilitas dengan pesaing terdekatnya mencapai 50% lebih,” ujarnya menerangkan.
Baca Juga: UMKM Binaan Pertamina Mejeng di Sriwijaya Expo 2024, Tawarkan Kuliner hingga Perlengkapan Mahar
“Hampir 100% masyarakat Sumsel kenal dengan Gubernur Petahana, dan tingkat kesukaan serta tingkat penerimaan itu juga sangat tinggi mencapai angka hampir 90%. Tingkat kepuasan dari masyarakat terhadap kinerja Pak Herman Deru saat menjabat gubernur itu masih tinggi,” sambungnya
“Bahkan sejak Pak Herman Deru meninggalkan jabatan gubernur sejak 8 bulan lalu, dan saat kita tanya kepada masyarakat apakah masih puas selama beliau menjabat gubernur, dan itu hasilnya masih mencapai angka 80%. Artinya Pak Herman Deru sangat diingat oleh masyarakat,” ucapnya.
Faktor ketiga masyarakat yang menginginkan kembali Gubernur Petahana untuk dipilih di periode kedua itu itu juga masih sangat tinggi atau mencapai angka 71% tepatnya 70,8%. Artinya hanya 17% tidak menginginkan.
Faktor lainnya adalah calon alternatif yang jadi lawan belum kompetitif atau tidak kompetitif. Kenapa karena tingkat pengenalannya masih rendah calon itu masih kurang dikenal oleh masyarakat.
Djayadi Hanan menjelaskan, sampel yang diambil 1200 responden, terdistribusi secara proporsional di seluruh 17 kabupaten dan kota.
Berita Terkait
-
UMKM Binaan Pertamina Mejeng di Sriwijaya Expo 2024, Tawarkan Kuliner hingga Perlengkapan Mahar
-
Hati-hati! BRI Palembang Tindak Tegas Fraudster, Ini Modusnya
-
Fakta Baru Kecelakaan Bus Study Tour SDN 1 Harisan Jaya: Tak Laik Jalan
-
Tragedi Kecelakaan Bus Study Tour, 2 Korban Meregang Nyawa Puluhan Luka-luka
-
Sopir Bus Study Tour SDN 1 Harisan Jaya Melarikan Diri Usai Tabrak Fuso, 2 Korban Tewas
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Kejutan Undian Pesirah Bank Sumsel Babel, Nasabah Muara Rupit Sukses Boyong Toyota Rush
-
Kejagung Periksa Kajari Pagaralam, Ini 5 Fakta Sebenarnya di Balik Isu OTT
-
Ampera Ditutup 4-5 April, Ini Jalur Alternatif Tercepat yang Bisa Dilalui Warga Palembang
-
Bank Sumsel Babel Percepat Akses Pembiayaan Lewat Kolaborasi Rp300 Miliar dengan SMF
-
Hampir 40 Persen, Belanja Pegawai Palembang Tekan APBD, Ini Dampak Nyatanya