SuaraSumsel.id - Seorang pedagang warung kopi di Desa Tanjung Raja, Ogan Ilir Sumatera Selatan (Sumsel) Fitra R tewas setelah ditusuk oleh dua orang tidak dikenal (OTD) usai ditagih bon minumnya.
Kedua pelaku masih diburu polisi. Peristiwanya bermula saat warkop dimiliki korban di Jalan lintas Sumatera didatangi oleh dua pelaku.
Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso mangakui jika identitas pelaku belum diketahui. Pihak kepolisian telah melakukan olah lokasi kejadian dan masih mengumpulkan sejumlah saksi.
"Masih dalam penyelidikan," ujarnya.
Peristiwa ini bermula saat kedua pelaku minum kopi. Setelah menikmati kopi tersebut maka korban menagih bon tagihannya.
Entah kenapa kedua pelaku malah tidak mau membayar dan langsung menusuk korban sampai tewas.
Diketahui kedua pelakunya menggunakan pisau yang dibawa.
Kedua pelaku menusuk di bagian dada kiri, sekaligus luka di tubuh lainnya. Istri korban mengungkapkan jika dua pelaku memiliki postur tubuh berbeda.
Sang istri juga mengalami luka pada peristiwa ini. Akibat luka yang dialami ini, sang istri pun tidak berani melawan lagi dua pembeli yang tidak mau membayar bon kopi tersebut.
Baca Juga: Bank Sumsel Babel Raih Kinerja Positif di Triwulan I 2024
Berita Terkait
-
Bank Sumsel Babel Raih Kinerja Positif di Triwulan I 2024
-
Lokasi Nobar Semifinal Timnas U-23 di Palembang: Ada di Benteng Kuto Besak
-
Harga Naik, Pencurian Kopi Meresahkan Petani di Pagaralam dan Lahat
-
Terseret Arus, Kakek Pencari Batu Ditemukan Tewas di Sungai Lematang Lahat
-
Marak Senjata Rakitan di Sumsel, 109 Senjata Dimusnahkan dalam 20 Hari
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata
-
Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan
-
Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut
-
Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison