SuaraSumsel.id - Pemilihan Kepala Daerah atau Pilgub Sumsel pada tahun 2024 ini memang terasa lebih menarik. Terdapat dua kader partai Gerindra yang mengungkapkan diri ingin mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumsel pada Pilgub 2024.
Dua kader partai Gerindra yang dimaksud ialah Eddy Santana Putra dan Mawardi Yahya. Eddy Santana Putra atau ESP memang lebih dahulu sering mengungkapkan keinginannya maju pada PIlgub Sumsel.
Namun setelah perhitungan suara paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres versi KPU disampaikan, ketua Pemenangan Mawardi Yahya pun mengungkapkan keinginan yang sama.
Lalu dipastikan keduanya akan beradu lobi politik untuk mendapatkan restu Ketua Umum atau Ketum Gerindra Prabowo Subianto.
Eddy Santana mengungkapkan keinginannya untuk maju di Pilgub meski gagal meraih kursi DPR RI pada PIleg 2024 ini.
Anggota DPR RI ini mengungkapkan keinginannya untuk memimpin Sumsel secara gamblang dihadapan para pendukungnya.
ESP yang menyatakan siap maju sebagai Gubernur Sumsel mengklaim sudah melakukan pendekatan pada sejumlah tokoh politik lainnya guna mendukung niatannya tersebut.
Dia mengklaim jika hampir 15-20 kursi anggota DPRD Sumsel mengusung dirinya. Menurut ESP, situasi di Sumsel kini dalam kondisi yang tidak baik saja.
"Saya siap menjadi Gubernur Sumatera Selatan mendatang, karena melihat kondisi dan situasi Sumsel tidak dalam kondisi baik saja,” ucap Eddy Santana Putra disampaikannya di depan para pendukungnya di Posko Juang Prabowo Presiden, Sabtu (30/3/2024)..
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Wilayah Palembang Minggu 31 Maret 2024
“Untuk dukungan politik kita akan mencari 15 -20 kursi anggota DPRD provinsi Sumsel untuk mengusung kita,” kata Eddy menjelasakan.
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, ESP mengungkapkan visinya ialah Sumsel Cerah Maju Terdepan di mana dua sektor pendidikan dan kesehatan harus diprioritaskan.
“Yang dekati sudah ada, tapi kami juga nunggu pengusung kita siapa, termasuk kemarin yang sudah deklarasi kan partainya juga belum jelas,” ucap Anggota Komisi V DPR RI yang mengaku sudah didekati sejumlah tokoh politik sebagai bentuk dukungan.
Sementara Mawardi Yahya yang juga ketua pemenangan Prabowo lebih dahulu mengajukan diri sebagai cagub bersama pasangannya Harnojoyo. Diketahui Harnojoyo merupakan mantan wali kota Palembang dua perioide.
Lalu bagaimana lobi keduanya merebut atau memenangkan hati Prabowo agar merestui maju di Pilgub Sumsel? Karena untuk maju dalam perhelatan kepala daerah juga diperlukan rekomendasi partai yang biasanya dipertimbangkan ketua partai.
Selain rekomendasi partai sebagai perahu politiknya, pertimbangan dukungan melalui jumlah kursi di legislatif juga diperlukan paslon pada Pilgub.
Tag
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa Wilayah Palembang Minggu 31 Maret 2024
-
2 Kader Gerindra Berebut Kursi Gubernur Sumsel, Siapa Direstui Ketum Prabowo?
-
Adik Bupati Muratara Diciduk Polda Sumsel, Terjerat Kasus Pembakaran Rumah?
-
Misteri Foto Baleho: Mawardi yang Merasa Ditinggal Herman Deru di Pilgub Sumsel
-
Jadwal Buka Puasa 30 Maret 2024 Wilayah Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nenek 87 Tahun di Muara Enim Tewas di Tangan Anak dan Cucu, Ini Motifnya
-
Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang
-
BRI Cairkan Dividen Tunai Rp346 per Saham, Total Pembayaran Capai Rp52,1 Triliun
-
Skandal Asusila di Balik Ponpes Lahat: Polisi Tidak Proses Hukum karena Permintaan Korban
-
Tiga Pegawai PTBA Raih Penghargaan Nasional Satyalancana Wira Karya dari Presiden