Kepala BI Sumsel Ricky P. Gozali juga menekankan rekomendasi mendorong digitalisasi daerah seperti memaksimalkan partisipasi pemerintah daerah dalam pengisian Championship TP2DD tahun 2024, bersinergi dalam mendorong digitalisasi daerah dan program inovasi daerah, serta implementasi KKPD, dan tetap berkoordinasi dengan perbankan untuk mendorong tersedianya layanan digital dan literasi masyarakat.
Pj Gubernur Agus Fatoni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh TPID dan TP2DD se-Sumatera Selatan atas upaya pengendalian inflasi dan perluasan digitalisasi daerah yang telah dilakukan selama ini.
Agus Fatoni juga turut menghimbau kepada setiap Kepala Daerah untuk memaksimalkan partisipasinya dalam Championship TP2DD tahun 2024 guna terus berkoordinasi dalam mendorong digitalisasi daerah dan program-program inovasi daerah, mengimplementasikan Kartu Kredit Indonesia serta tetap berkoordinasi dengan perbankan untuk mendorong tersedianya layanan digital dan literasi masyarakat.
Adapun Kepala Daerah Kota Perhitungan Indeks Harga Konsumen (IHK) yang terdiri atas Palembang, Muara Enim, Ogan Komering Ilir, serta Lubuk Linggau, turut menyampaikan perkembangan inflasi di daerahnya masing-masing dan melaporkan berbagai upaya yang telah dilakukan TPID di wilayahnya untuk pengendalian inflasi tersebut.
HLM TPID dan TP2DD pada kali ini menghasilkan rekomendasi untuk kemudian dilaksanakan oleh seluruh TPID dan TP2DD se-Sumatera Selatan yaitu
(1) melakukan pantauan dan sidak serta pasar murah terhadap komoditas yang berisiko mengalami kenaikan,
(2) berkoordinasi dengan Satgas Pangan Daerah melakukan pengawasan terhadap penjualan Minyakita dengan harga di atas HET
(3) berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat mendorong komitmen produsen agar tetap memenuhi distribusi DMO minyak goreng sesuai alokasi dan mendorong percepatan penyaluran SPHP Jagung
(4) memastikan penyesuaian harga angkutan udara, darat, laut agar tidak melebihi batas atas tarif yang telah diatur,
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa 28 Maret 2024 Wilayah Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir
(5) melakukan komunikasi bijak belanja,
(6) mendorong implementasi IP200 dan IP300 pada produksi padi,
(7) mendorong pengembangan budidaya dan KAD komoditas bawang merah dan cabai,
(8) terus berkoordinasi dalam mendorong digitalisasi daerah dan program-program inovasi daerah,
(9) mengimplementasikan Kartu Kredit Indonesia, (10) serta tetap berkoordinasi dengan perbankan untuk mendorong tersedianya layanan digital dan literasi masyarakat.
Berita Terkait
-
Jadwal Buka Puasa 28 Maret 2024 Wilayah Banyuasin, Ogan Ilir dan Ogan Komering Ilir
-
Jadwal Buka Puasa Wilayah Palembang dan Sekitarnya Kamis 28 Maret 2024
-
Sumsel Optimalkan Perlindungan Pekerja, Baru 1,1 Juta Terjamin BPJS Ketenagakerjaan
-
2 Bocah Ditemukan Terkapar Berlumuran Darah di Ramba Kemuning, Korban Begal?
-
Partisipasi Pemilih Sumsel Tembus 85 Persen, KPU Klaim Ini Faktor Pendukungnya
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
BRILink Agen Bisa Dapat Reward dari BRI, Begini Caranya
-
BRI Hadirkan Program Reward Emas bagi BRILink Agen yang Sukses Tingkatkan Pengguna BRImo
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh