- Pertamina Patra Niaga RU Plaju melaksanakan pemeliharaan berkala Pit Stop Tahap II pada 27 Juli hingga 14 Agustus 2026.
- Kegiatan pemeliharaan kilang ini melibatkan sekitar 2.500 tenaga kerja untuk menjaga pasokan energi nasional tetap aman.
- Manajemen mewajibkan seluruh pekerja menerapkan standar keselamatan ketat guna mencapai target penyelesaian tanpa kecelakaan kerja.
SuaraSumsel.id - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) Plaju memulai Pit Stop Tahap II Tahun 2026 sebagai bagian dari pemeliharaan berkala fasilitas kilang guna menjaga keandalan operasional dan memastikan pasokan energi nasional tetap aman. Kegiatan yang berlangsung selama 17 hari, mulai 27 Juli hingga 14 Agustus 2026, melibatkan sekitar 2.500 tenaga kerja kontraktor, dengan 65 persen di antaranya merupakan pekerja lokal asal Sumatera Selatan.
Pemeliharaan ini menjadi agenda strategis perusahaan untuk memastikan seluruh fasilitas produksi tetap beroperasi secara optimal sekaligus meningkatkan keandalan kilang dalam memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Vice President Refinery Reliability & Engineering PT Pertamina Patra Niaga, Eko Sunarno, mengatakan keberhasilan pelaksanaan Pit Stop tidak hanya diukur dari selesainya pekerjaan tepat waktu, tetapi juga dari komitmen seluruh pekerja terhadap keselamatan kerja.
"Pit Stop bukan sekadar pekerjaan pemeliharaan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen kita terhadap keselamatan. Seluruh pekerja harus menjadikan budaya HSSE sebagai prioritas utama agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan aman dan tanpa kecelakaan," ujar Eko.
Selama pelaksanaan pemeliharaan, seluruh pekerja dan mitra kerja diwajibkan menerapkan HSSE Golden Rules, yang meliputi kepatuhan terhadap seluruh regulasi, prosedur, dan standar keselamatan, keberanian melaporkan potensi bahaya maupun perilaku tidak aman, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri, rekan kerja, dan lingkungan.
Penerapan prinsip tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh rangkaian pekerjaan berlangsung dengan aman, berkualitas, dan mencapai target zero accident.
Executive General Manager RU Plaju, Khabibullah Khanafie, menegaskan bahwa Pit Stop Tahap II merupakan bagian penting dari strategi perusahaan menjaga keandalan kilang sebagai salah satu penopang pasokan energi di Sumatera Bagian Selatan.
Menurutnya, seluruh pekerjaan harus berpedoman pada tiga pilar utama, yakni Safe Execution, On Schedule, dan Right Quality.
"Keberhasilan Pit Stop hanya dapat dicapai apabila ketiga pilar tersebut berjalan secara seimbang. Pekerjaan harus selesai sesuai jadwal, tetap mengedepankan aspek keselamatan, serta menghasilkan kualitas terbaik sesuai standar yang telah ditetapkan," kata Khabibullah.
Baca Juga: Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
Sebagai tanda dimulainya pekerjaan, Pertamina RU Plaju menggelar Grand Safety Talk yang dihadiri jajaran manajemen, pekerja, kontraktor, mitra kerja, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di sekitar wilayah operasional kilang.
Pada kesempatan itu, seluruh pihak yang terlibat juga menandatangani Komitmen HSSE sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk mematuhi prosedur kerja, menerapkan manajemen risiko secara konsisten, serta menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama selama pelaksanaan Pit Stop.
Selain penguatan budaya keselamatan, perusahaan turut menghadirkan pesan-pesan dari keluarga kepada para pekerja sebagai pengingat bahwa setiap insan Pertamina diharapkan dapat menyelesaikan pekerjaannya dengan selamat dan kembali ke rumah dalam keadaan sehat.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan doa bersama serta penyaluran santunan kepada anak yatim dan dhuafa dari sejumlah panti asuhan, di antaranya Panti Asuhan Az Dzaky, Yatim & Dhuafa Amanah Mulia, Sahabat Yatim, dan Yatim Dhuafa Darul Falah.
Melalui Pit Stop Tahap II 2026, Pertamina RU Plaju menargetkan seluruh pekerjaan pemeliharaan selesai tepat waktu, tanpa kecelakaan kerja, dan menghasilkan kualitas terbaik sehingga keandalan operasional kilang tetap terjaga dalam mendukung ketahanan energi nasional.
Tag
Berita Terkait
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Komisaris Utama Pertamina Apresiasi Kesiapan Kilang Plaju Jadi Pelopor Green Refinery
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Kilang Plaju Mulai Salurkan Biosolar B50, Pasokan Energi Sumatera Bagian Selatan Masuk Babak Baru
-
Pertamina Patra Niaga Kilang Plaju Perkuat Proklim & Waste Management, Dorong Kemandirian Masyarakat
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar untuk Perkuat Akses Pembiayaan Perumahan
-
Nikmati Diskon 25% Produk Jus Buah Boost Pakai Promo BRI Kartu Kredit
-
Gugatan 25 Media di Palembang Tak Dapat Diterima, Hakim Nilai Perkara Prematur
-
Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar
-
Sinergi Kilang Plaju dan R&P Sumatera Dorong Generasi Muda Jadi Agent of Change