SuaraSumsel.id - Seorang tersangka penipuan dosen di Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan berhasil ditangkap namun kemudian dibebaskan jaksa Kejari OKU Timur.
Pelaku yang merupakan seorang pria asal Way Kanan Kampung, DIJ berhasil menipu uang seorang perempuan yang berprofesi sebagai dosen di OKU Timur. Namun pelaku kemudian dibebaskan jaksa karena program Restoratif Justice (RJ.
Pelaku kasus penipuan telah berhasil meraup uang hingga puluhan juta rupiah dari korban. Melalui RJ itu Densi dinyatakan bebas hukuman dan sempat menangis saat dibebaskan.
Kajari OKU Timur Andri Juliansyah mengatakan perkara Densi tersebut dihentikan lantaran adanya perdamaian antara kedua belah pihak.
Baca Juga: Listrik Sering Jeglek di Bulan Ramadan? PLN UP3 Ogan Ilir Beri Solusi Ini
“Karena sudah mencukupi syarat pemberhentian perkara, selain itu antara kedua belah pihak juga sudah melakukan perdamaian,” jelas Kajari melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, Senin (18/3/2024).
Kajari juga menerangkan jika selama tiga bulan ini, kejaksaan negeri OKU Timur telah dua kali melakukan pemberhentian perkara melalui keadilan restoratif.
“Kejari OKU Timur telah melakukan penghentian perkara berdasarkan keadilan restoratif sebanyak dua perkara selama Januari sampai Maret ini,” tutupnya.
Perkara ini bermula dari korban dan pelaku saling kenalan di media sosial. Sang laki-laki mengaku sebagai anggota kepolisian yang membutuhkan uang untuk mengurus kepindahannya ke Pulau Sumatera.
Sang korban perempuan kemudian membantu dengan mengirimkan sejumlah uang berkali-kali sebagai syarat mengurus kepindahan di institusi kepolisian.
Baca Juga: Berikut Komposisi DPRD Palembang Hasil Pileg 2024: NasDem dan Gerindra Pemenang
Namun belakangan baru diketahui jika pelaku ialah polisi gadungan yang menggunakan uang korban untuk kesenangan pribadi semata.
Berita Terkait
-
Jaksa KPK Sebut Delik Kasus Hasto PDIP Bukan Terkait Kerugian Negara, tapi Suap!
-
Kasus Bikin Konten Rendang Hilang, Polisi Periksa Pelapor Willie Salim
-
Perilaku Tidak Pantas? Kabinet Israel Berusaha Singkirkan Jaksa Agung yang Kritik Netanyahu
-
Gubernur Herman Deru Buka Rakor Forkopimda Se-Sumsel
-
Deddy Corbuzier Ungkap Sosok Pembongkar Kasus-Kasus Mega Korupsi: Bapak Satu Ini Pahlawan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR