SuaraSumsel.id - Keberhasilan dan konsistensi PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dalam mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lini operasional, membuahkan apresiasi positif.
SMBR berhasil meraih dua Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident Award) Tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Tahun 2024.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) Afriansyah Noor yang didampingi oleh Deliar Rizqon selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumsel kepada Senior Manager of Secretarial & Stakeholder Management SMBR Pramaja Gusnady, yang bertepatan pada Upacara Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2024 Provinsi Sumsel di Halaman Griya Agung, Kota Palembang pada Jumat (8/3).
Dua penghargaan yang diterima SMBR atas pretasinya dalam melaksanakan Program K3 Tahun 2024, khususnya kepada dua wilayah operasional SMBR, yaitu Pabrik Penggilingan dan Pengantongan Semen di Kota Palembang dan Pabrik Baturaja yang terletak di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
Pada sambutannya, Wakil Menteri Kemnaker RI menyampaikan harapan kepada semua pihak dalam penerapan program K3. “Saya mengharapkan kepada semua pihak untuk ikut mengawal agar program dan strategi nasional K3 tersebut dapat berjalan efektif. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, Serikat pekerja, dan pihak lain yang potensial juga wajib memberi perhatian dan mendorong agar K3 dapat dijalankan secara efektif,” harapnya.
Pramaja menyampaikan ucapan terima kasih kepada Provinsi Sumsel dan Kemnaker atas penghargaan yang diterima. “Kami mengucapkan terima kasih banyak atas penghargaan yang diberikan oleh Provinsi Sumsel ini. Penghargaan ini merupakan bukti dari konsistensi perusahaan dalam menerapkan nilai-nilai K3 dan Sistem Manajemen K3 yang diikuti oleh seluruh karyawan,” ujarnya.
Senior Manager of Health, Safety & Environment SMBR Meriadi menambahkan SMBR senantiasa melaksanakan aspek – aspek K3 di semua lini usaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman. “Dalam meningkatkan pelayanan K3 diperusahaan, SMBR memiliki dua program utama yaitu Safety Observation System dan Baturaja Risk Containment, kedua program ini untuk menekan potensi bahaya yang ada di seluruh wilayah kerja SMBR serta tentunya dengan mengimplementasikan peraturan perundangan yang wajib terkait SMK3,” tambahnya.
Berita Terkait
-
5 Terdakwa Dugaan Korupsi Akuisisi Saham Bersaksi, Kuasa Hukum : Malah Counter Balik Dakwaan
-
Mirip Komeng, Komedian Palembang Cek Daus Bakal Jadi Anggota DPRD
-
Rayakan International Womens Day 2024, Ini 13 Desakan Parempuan di Sumsel
-
Adik Menhub Budi Karya Dan Adik Ketua DPRD Raup Suara Terbanyak Pileg
-
Viral Bupati Muratara Emosi Pada KPUD, Sampai Bilang Begini
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar