SuaraSumsel.id - Sebuah video yang memperlihatkan Bupati Muratara Devi Suhartoni menyebut lembaga KPU dengan sebutan tidak menyenangkan. Dia menyebut salah satu lembaga penyelenggara Pemilu tersebut dengan sebutan setan.
Video yang merekam kemarahan orang nomor satu di kabupaten tersebut kemudian ramai dikomentari netizen. Banyak juga yang kemudian memperhatikan kaos yang digunakan bupati tersebut.
Tampak di video tersebut Bupati Devi menghubungi seseorang. Dia menyampaikan pesan, agar pihak KPU mengangkat sambungan teleponnya.
Devi terlihat kesal sekaligus emosi karena pihak KPU tidak bisa dihubungi sehingga terlontar kalimat yang tidak sepantasnya tersebut.
"Bilangin sama orang rombongan KPU setan tersebut, kalau orang telepon diangkat, susah semua, jadi KPU," ujarnya kepada seseorang yang dituju.
Dia pun menitipkan pesan kepada orang yang diteleponnya tersebut jika dirinya membutuhkan koordinasi dengan pihak KPU dalam menyikapi situasi saat itu.
"Bagaimana mau koordinasi, itu yang di Rupit itu ditunda dulu plenonya, tunggu koordinasi Bawaslu," pintanya kemudian.
Tampak juga di video jika bupati tengah berada di tengah-tengah masa yang menggelar aksi. Bahkan ia terlihat berusaha meredam, dan juga emosi pada pengunjung rasa tersebut.
Video ini pun kemudian dikomentari netizen.
Baca Juga: 3 Mantan ASN BPN di Sumsel Tersangka Korupsi SHM Hutan Lindung, Begini Motifnya
"kok pak bupati pake baju salah satu caleg, gambar banteng," ucapnya.
Berita Terkait
-
Detik-detik Crane Girder Flyover Bantaian Muara Enim Ambruk, 1 Pekerja Tewas dan 6 Luka
-
3 Mantan ASN BPN di Sumsel Tersangka Korupsi SHM Hutan Lindung, Begini Motifnya
-
Crane Girder Flyover Bantaian Muara Enim Ambruk, 1 Orang Tewas dan 6 Terluka
-
Rekapitulasi Pleno KPU Palembang Belum Rampung Karena Hitung Ulang Suara Ini
-
Survei Elektabilitas PJ Wali Kota Ratu Dewa Naik, Penyebabnya Karena Hal Ini
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Gandeng Prodia, Tawarkan Diskon MCU Hingga Free Medical Check-Up
-
Kabut Asap Kembali Selimuti Palembang, 4 Wilayah Catat Kualitas Udara Berbahaya
-
Karhutla Sumsel: 20 Korporasi Masuk Penyidikan, Identitas 4 Perusahaan Baru Belum Dibuka
-
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri
-
Bobby Rizaldi Disebut dalam Dakwaan Suap Rp500 Juta, Temuan BPK Muara Enim Turun Jadi Rp2,32 Miliar