SuaraSumsel.id - Pelaksaan pemilu yang berlangsung 14 Februari 2024 diwarnai situasi hujan di Sumatera Selatan (Sumsel). Sebagian wilayah hujan ini apakah mempengaruhi partisipasi pemilih di Sumsel?
Seperti yang terjadi di kabupaten Banyuasin yang dilanda hujan, namun ternyata tidak menyurutkan warga di Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin mencoblos.
Wilayah tersebut merupakan satu dari sekian kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuasin masuk ke dalam area topografi perairan karena wilayahnya yang dikelilingi oleh Sungai Musi hingga ke muaranya di Selat Bangka.
Meski diguyur hujan situasi di Kecamatan Sumber Marga Telang jauh berbeda dengan yang terjadi di daerah perkotaan, yang bila hujan turun ke khawatiran warga di perkotaan adalah banjir.
Tapi untuk di Kecamatan Sumber Marga Telang ketika diguyur hujan memiliki ekstra kekhawatiran tersendiri. Selain banjir, warganya juga masih akan berlumpur-lumpuran lantaran akses jalan poros di tiap desanya masih sebagian tanah rawa.
Meski jalan becek dan terus diguyur hujan, warga tak surut untuk datang ke tiap TPS mereka. Dibuka mulai jam 07.00 WIB, satu per satu warga mulai ramai memadati TPS mereka untuk memberikannya suaranya.
Tak terkecuali para petugas KPPS yang datang lebih dini lagi, karena masih berusia 20 hingga 30 tahun.
Dengan guyuran hujan yang terus menerus membasahi wilayah Banyuasin perairan tentu para pemilik hak suara harus berbecek-becekan saat memilih calon pemimpin di lima tahun ke depan.
Tapi meski dengan kondisi hujan ini terus berlangsung selama proses pemungutan suara, warga Banyuasin Perairan khususnya tidak surut untuk datang ke TPS menentukan pemimpin mereka dalam lima tahun ke depan.
Baca Juga: Bawaslu Sumsel Bongkar Praktik Politik Uang Sistem Paket, Modusnya Begini
Berita Terkait
-
Waduh! TPS-TPS di di Palembang Kekurangan Surat Suara, Warga Tak Mencoblos
-
Bawaslu Sumsel Bongkar Praktik Politik Uang Sistem Paket, Modusnya Begini
-
Nobar Film Eksil Digelar di Bioskop Palembang, Berikut Jadwalnya
-
Buku Puisi Sungai dan Rawang Karya Gen Z Peduli Lahan Basah Sungai Musi
-
Kapolda Sumsel Gelar Doa Bersama Agar Pemilu Besok Berlangsung Damai
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap