SuaraSumsel.id - Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menerima alokasi pupuk urea bersubsidi sebanyak 72.752 ton pada tahun 2024.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel Yudi Sudihartono di Palembang, Senin, mengatakan untuk pupuk jenis NPK bersubsidi daerah itu mendapatkan alokasi sebanyak 69.452 ton.
“Alokasi tersebut mengalami penurunan, karena pada tahun 2023 alokasi pupuk urea bersubsidi sebanyak 250 ribu ton dan pupuk NPK bersubsidi sebanyak 188 ribu ton NPK,” ujarnya.
Alokasi pupuk yang disalurkan oleh pemerintah pusat melalui Pupuk Indonesia berdasarkan pada jumlah usulan yang diajukan oleh setiap kabupaten/kota. Namun, karena adanya keterbatasan anggaran dari pusat dan kenaikan bahan baku pupuk NPK maka alokasi dibatasi.
“Secara nasional memang dibatasi, kurang lebih per provinsi hanya mendapatkan 53 persen dari usulan yang diajukan,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengatakan untuk musim tanam selanjutnya pemerintah pusat berencana melakukan penambahan untuk anggaran pupuk subsidi.
Hal itu tertuang dalam surat Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Nomor : B-05/RC.210/B/01/2024 yang menyebutkan usulan anggaran tambahan untuk pupuk subsidi sesuai arahan Presiden RI sebesar Rp14 triliun setara dengan sekitar 2,5 juta ton pupuk yang sedang diproses.
“Mudah-mudahan rencana tersebut dapat terealisasikan,” kata Yudi.
Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumsel mencatat penyaluran pupuk bersubsidi jenis urea di wilayah ini mencapai 108 ribu ton hingga November 2023. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Aksi DPRD Sumsel Anggarkan Meja Biliar Rp486 Juta Tuai Kritik, Kalina Oktarani Ikutan Miris
-
Menelisik Garasi Andie Dinialdie, Pejabat Sumsel yang Viral gegara Meja Biliar Seharga Alphard Bekas
-
Jejak Pendidikan Alex Noerdin: Pernah Ikut Program Harvard hingga Kena Kasus Korupsi
-
Tambang Minyak Ilegal Musi Banyuasin Merebak Lagi di Perbatasan SumselJambi
-
Pegadaian Championship: Sumsel United Usung Misi Tiga Poin Lawan Persikad Depok
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
Terkini
-
Desa Pajambon Jadi Contoh Sukses Transformasi Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Lewat Desa BRILiaN
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sudah Diborgol, Kepala Pria Ini Tetap Diinjak Polisi, Video di Lubuklinggau Viral Picu Empati