SuaraSumsel.id - Calon Presiden atau Capres dengan nomor urut 1, Anies Baswedan berkampanye di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel), Senin (18/1/2023). Kehadiran Anies diawali dengan mengunjungi Pasar Inpres Kota Lubuklinggau Sumsel.
Pada saat kunjungan ke pasar Inpres Lubuklinggau ini lah, Anies bertemu dengan banyak pedagang yang salah satunya bernama Megawati.
Penjual makanan tradisional semacam ketan dan sejenisnya ini dihampiri oleh Anies Baswedan. Dengan menggunakan kaos hitam, Anies tak sungkan menyalami masyarakat termasuk pendukungnya yang hadir di pasar tersebut.
Kepada Megawati, Anies mempertanyakan kondisi keluarga dan ekonominya sesaat ini. Barulah mendapatkan pertanyaan, dengan wajah senduh, Megawati menceritakan kondisi suami dan anak-anak.
Dengan tampak menghibur cerita nan terdengar duka itu, Anies mendoakan agar ibu Megawati dapat tabah menghadapi kehidupan.
Saat suasana sudah lebih santai, barulah Anies bertanya mengenai pilihan politik ibu yang diperkirakan sudah melebihi usia 50 tahun tersebut.
"Sekarang Megawati pilih Anies," ujar Anies Baswedan memastikan pilihan sang pedagang itu dengan optimis.
Mendapatkan kalimat itu, pedagang dan masyarakat sekitar yang mengetahui peristiwa itu bersorak gembira. Anies pun meninggalkan ibu Megawati yang melanjutkan aktivitas berdagangnya,
Anies menemui pedagang lainnya di pasar tradisional menjadi pusat aktivitas ekonomi di kota tersebut.
Baca Juga: Kampanye di Sumsel, Berikut Agenda Lengkap Anies Baswedan di Lubuklinggau
Jadwal Anies Baswedan Kampanye di Sumsel
Pada Senin (18/1/2023), Capres nomor urut 1 ini berkampanye di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan (Sumsel).
Mantan Gubernur DKI Jakarta bakal menghabiskan waktu makan siang di rumah makan Pindang Rupit Yosi, Kota Lubuklingau, pada pukul 11.30 WIB.
Anies dijadwalkan memulai hari dengan mengunjungi Pasar Inpres Kota Lubuklinggau guna berdialog bersama pedagang pasar pada pukul 08.30 WIB. Lalu akan mengunjungi Pesantren Modern Ar-Risalah guna menghadiri pertemuan dengan pimpinan pesantren, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat Kota Lubuklinggau pada pukul 10.00 WIB.
Anies akan berkunjung menemui warga, simpatisan, hingga relawan di GOR Taman Olahraga Megang, Kota Lubuklinggau, pada pukul 13.00 WIB. Yang terakhir, Anies bakal mengisi kegiatan Nongkrong Asyik Bareng Anies (NAIS) di kafe Green District, Kota Lubuklinggau, pada pukul 14.15 WIB.
Tag
Berita Terkait
-
Kampanye di Sumsel, Berikut Agenda Lengkap Anies Baswedan di Lubuklinggau
-
Detik-Detik Warga Seberang Ulu I Palembang Tewas Setelah Asyik Minum Tuak
-
Brilian Fest 2023, Ribuan Insan Brilian Rayakan HUT BRI ke 128
-
Imigrasi Tingkatkan Pengawasan Mencegah Masuknya Imigran Rohingya ke Sumsel
-
Ditemukan Kasus Covid-19 di Palembang, Diskes Sumsel Ajukan 1.700 Vial Vaksin Inavax
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla
-
Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB
-
PBB IGM Palembang Menunggak Rp2,33 Miliar, Bapenda dan Yayasan Beda Pandangan soal Status Nirlaba
-
438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?
-
Edison Didakwa Terima Rp4,67 Miliar dalam Kasus Smart Board, Jaksa Ungkap Dugaan Transaksi Bertahap