SuaraSumsel.id - Rumah BUMN Baturaja merupakan wadah para pelaku UMK belajar bersama serta menciptakan produk kreatif dan berkualitas.
Rumah BUMN Baturaja yang dikelola PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) selaku anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengantongi sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) pada 49 Usaha Mikro dan Kecil (UMK) mitra binaannya.
Untuk memproses sertifikat halal ini Rumah BUMN Baturaja bekerja sama dengan Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Lembaga bertugas mendampingi mitra binaan UMK dalam pengurusan sertifikasi halal serta melakukan vertifikasi dan validasi pengajuan sertifikasi halal UMKM.
Vice President of Corporate Secretary SMBR Basthony Santri mengatakan adanya sertifikat halal ini membuat mitra binaan semakin percaya diri guna memasarkan produknya serta memperkuat Rumah BUMN Baturaja dalam memasarkan layanan ritel terbaik dan jaminan kepada pelanggan yang membeli segala produk para mitra binaan.
“Pada tahun 2022, Rumah BUMN Baturaja telah berhasil melakukan sertifikasi halal sebanyak 27 mitra binaan. Untuk tahun 2023, per desember ini kami berhasil melakukan sertifikasi sebanyak 22 mitra binaan. Jadi hingga saat ini sudah ada 49 mitra binaan yang telah mengantongi sertifikat halal. Program pendampingan sertifikasi halal ini akan terus kami lakukan sehingga seluruh produk mitra binaan mengantongi sertifikat halal,” kata Basthony.
Tumini, pemilik usaha camilan Keripik Macho, yang merupakan salah satu mitra binaan Rumah BUMN Baturaja, mengungkapkan rasa syukurnya setelah mengantongi sertifikat halal.
"Saya sangat terbantu dengan adanya sertifikat halal ini. Karena ini bisa meningkatkan kualitas dan daya saing produk saya, serta membuka peluang untuk mengenalkan produk Keripik Macho ke pasar yang lebih luas lagi," ungkapnya.
Senior Manager of Corporate Social Responsibility (CSR) SMBR Gili Aprial Braja menambahkan perusahaan melalui Rumah BUMN Baturaja berkomitmen membantu mitra binaan naik kelas guna mendapatkan sertifkat halal.
Baca Juga: Imigrasi Tingkatkan Pengawasan Mencegah Masuknya Imigran Rohingya ke Sumsel
Pemberian sertfikat halal secara berkala dan bertahap kegiatan akan terus ditingkatkan sehingga semua mitra binaan memiliki sertifikat halal.
“Hal itu sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) dan Environmental Social Governance (ESG) yang diterapkan oleh SMBR, salah satunya di Rumah BUMN Baturaja yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan perekonomian para pelaku usaha,” pungkas Gili.
Berita Terkait
-
Semen Baturaja Raih Penghargaan di ISDA dan ICA 2023 Melalui Program Keberlanjutan
-
Produksi White Clay PT Semen Baturaja Terima Hak Paten
-
Semen Baturaja Kuatkan Sinergi dan Harmoni di Hari Jadi 49 Tahun
-
RUPSLB PT Semen Baturaja Angkat Dewan Komisaris Dan Direksi Baru
-
Sriwijaya FC Cari Calon Presiden: Ada Pengusaha Batu Bara, Ada Mantan Dirut PT Semen Baturaja
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jembatan Ampera hingga Masjid Agung Palembang Resmi Jadi Cagar Budaya Nasional
-
Sumsel Tambah 9 Warisan Budaya Tak Benda Indonesia, Ada Bebaso Palembang hingga Tari Siwar
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Sinergi Pengembangan Sumsel Health Tourism Bersama Pemprov Sumsel
-
5 Sepatu Lari Lokal Harga Rp300 Ribuan, Nyaman untuk Jogging dan Daily Run
-
Cetak Sawah Besar-besaran di Sumsel, Tapi Ancaman Alih Fungsi Masih Mengintai