SuaraSumsel.id - Pada awal musim kampanye ini, dukungan pada Calon Presiden atau Capres Prabowo Subianto terus meningkat. Apakah ini karena adanya faktor sosok wakil pendamping, atau cawapres, Gibran Rakabuming.
Survei yang dirilis Populis Center mengungkapkan jika pada awal musim kampanye memperlihatkan jika pemilih Anies mengalami penurunan tajam di Pulau Sumatera.
Peningkatan malah terjadi pada pasangan dengan nomor urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming. Dukungan pemilih Sumatera terhadap Prabowo Subianto dari pemilih di Sumatera sangat terasa di akhir tahun ini, atau yang menjadi awal masa kampanye.
Dukungan pada Prabowo Subianto dari pemilih Sumatera. termasuk di Sumsel pada bulan November mencapai 39,6 persen. Sedangkan memasuki bukan Desember, dukungan makin mengalami peningkatan mencapai 50,8 persen.
Sayangnya peningkatan dukungan Prabowo di Sumsel, tidak seperti di kawasan Indonesia Timur yang mengalami penurunan dibandingkan pada dua pasang capres lainnya.
Untuk capres nomor urut 1, Anies Bsawedan dan Agus Muhaimin atau Cak Imin mengalami penurunan.
Pada bulan November dukungan pemilih Anies Baswwedan dan Iskandar Muhaimin atau Cak Imin mencapai 36,8 persen sedangkan mendekati akhir tahun, yakni di bulan Desember menurun 29,2 persen.
Meski demikian, terdapat responden dengan kisaran 21,2 persen menjawab kemungkinan dukungannya masih bisa berubah, sedangkan 78,1 persen menjawab sudah mantap memilih. Sisanya 0,7 persen masih menolak menjawab.
Hasil yang sama pada, survei yang dirilis oleh lembaga survei Indikator, Sabtu (9/12/2023), memperlihatkan jika elektabilitas Prabowo Subianto meninggalkan dua capres lainnya.
Baca Juga: Achmad Yakub: Cegah Karhutlabun Butuh Kolaborasi Melibatkan Petani di Sumsel
Dengan sampel 3.0 dengan populasi 3.1 memperlihatkan jika dilakukan pemilihan pada pekan awal kampanye ini, maka capres Prabowo Subianto yang akan menang.
Cepres Prabowo Subianto setidaknya sudah mengantongi 65,7 persen. Pencapaian ini jauh dibandingkan Capres nomor 1, Anies Baswedan yang hanya 13,2 persen dan Ganjar Prabowo yang hanya 19 persen.
Dukungan pada Prabowo-Gibran tampak meningkat pada semua kelompok umur, baik Gen Z, Milenial, Genx Y dan Boomers. Demikian pula pada kelompok Islam dan
non-Islam.
Peningkatan elektabilitas dukungan pada Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming juga didukung dengan kepuasan pada kinerja Jokowi saat ini
Dukungan pada Prabowo-Gibran juga tampak meningkat berdasar afiliasi ormas Islam dan sebagian besar wilayah.
Tag
Berita Terkait
-
Awal Masa Kampanye, Elektabilitas Prabowo Subianto Moncer Karena Ini
-
Bukan Palembang, Capres Prabowo Subianto Awali Kampanye di OKU Raya Sumsel
-
Survei LKPI: Anies Baswedan Dan Prabowo Subianto Rebutan Suara di Dapil Perkotaan Sumsel
-
Tanpa Debat Cawapres, Debat Capres Perdana Bertema Hukum, HAM Dan Korupsi
-
Syahrial Oesman Klaim Kadernya di NasDem Sembunyi-Sembunyi Pilih Prabowo Subianto
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan
-
Besok Sekolah Palembang Masuk atau Masih Daring? Ini Patokan ISPU untuk Tatap Muka
-
Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus
-
Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula
-
Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional