SuaraSumsel.id - Kepolisian menangkap setidaknya 30 pelaku tambang ilegal di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), akhir pekan ini. Polisi berkeinginan menutup tambang rakyat ilegal di kabupaten tersebut.
Para pelaku beraksi melakukan penambangan ini di Desa Tanjung Lalang dan Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim, Sumsel. Para pelaku berhasil diamankan Sabtu (28/10/2023) sekitar pukul 14.00 WIB.
Selain pelaku, juga diamankan 7 unit alat berat jenis Exsavator PC 200, 2 buah jeriken berisikan solar, 3 unit sepeda motor tanpa plat. Petugas juga mengamankan 1 unit mobil Toyota Land Cruiser tahun 95 Nomor Polisi D 1094 PQ, 2 karung berisikan batu bara yang masing-masing berisi 40 kilogram batu bara, 10 buah buku catatan (checker) berisikan catatan DO pertambangan batubara ilegal (PETI).
Selanjutnya 4 unit mobil dump truk merek Hino F 8606 SH warna merah, BG 8151 GC warna hijau, BG 9562 K warna merah dan BG 8151 GC, dan 1 unit mobil Suzuki pick up warna hitam B 9541 CAD.
Kapolres Muaraenim, AKBP Andi Supriadi mengatakan, penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat jika masih ada kegiatan penambangan batubara ilegal di wilayah Kecamatan Tangung Agung, Kabupaten Muaraenim, Sumsel.
Pihaknya melalukan penyelidikan dan ternyata benar ada kegiatan tambang batubara ilegal tersebut. Polisi menurunkan kekuatan 202 personel yang terdiri dari Polres Muara Enim 158 personel dan 44 personel (2 Pleton) dari Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Sumsel.
Anggota melakukan Penegakan Hukum (Gakkum), Sabtu (28/10/2023) pukul 14.00 WIB di Desa Tanjung Lalang dan Desa Penyandingan, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muaraenim terhadap para pelaku yang sedang melakukan aktivitas penambangan berlokasi tidak jauh dengan Tower Sutet (SUTT) PLTU Sumsel 8.
Aktivitas tambang batu bara ilegal itu berlokasi di 3 tempat milik Endang, Yunita Asnidar, dan Mahendra.
“Dari ketiga lokasi tambang batubara ilegal tersebut berhasil mengamankan 30 orang terdiri dari pemilik tambang dan stockpole, operator, helper, ceker/pencatat, dan lainnya,” ungkap Kapolres Muaraenim, AKBP Andi Supriadi, Minggu (29/10/2023).
Baca Juga: Kunker Jokowi ke Sumsel, Jalan Tol Palindra Indralaya Ditutup 12 Jam Besok
“Selain itu, juga ada alat berat yakni 7 unit alat berat jenis escavator, 6 unit kendaraan roda empat, dan barang bukti lainnya,” sambung Andi menjelaskan.
Dari 30 pelaku yang diamankan, menurut Kapolres, 1 orang diduga pemilik tambang, 2 orang operator exsavator, 7 orang helper, 4 orang sopir mobil dump truck houling, 1 orang diduga penambang karungan, 4 orang pekerja sebagai pengarung, 1 orang sopir pembeli batubara ilegal.
Lalu 2 orang diamankan saat sedang berada di lokasi dan 3 orang diduga sebagai pembeli batubara hasil tambang ilegal.
“Dari seluruh pelaku yang diamankan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik Satreskrim Polres Muaraenim dan semuanya juga telah dilakukan test urine oleh Satres Narkoba Polres Muara Enim, dengan hasil ada 4 orang yang positif menggunakan narkoba yakni Junaidi, Bambang, Sumardi, dan Rendi Merianto,” ujarnya.
Saat ini para pelaku dilakukan penyidikan terutama yang memenuhi unsur pidana terhadap Pelanggaran Undang-Undang Mineral dan batu bara.
Pelaku yang positif narkoba akan dilakukan rehabilitasi ke Panti Rehabilitasi Narkoba di luar tersangka yang dikenakan Pidana UU Minerba. Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, para pelaku diduga melanggar UU RI No 03 Tahun 2020 perubahan atas UU No 04 Tahun 2009 tentang Minerba.
Berita Terkait
-
Roadshow Menuju JAFF18 di Palembang, Film-Film Lokal Bentuk Karakter Kreativitas
-
Cerita 14 Pasang Calon Pengantin Tertipu WO Terkenal, Rugi Sampai Rp 1,3 Miliar
-
1,2 Ton Pertalite Dan Solar di Musi Rawas Diamankan, Modus Ditimbun Dengan Antre di SPBU
-
Nahas, Remaja Lagi Santai di Lorong Tetiba Dikroyok OTD Sampai Tangan Nyaris Putus
-
5 Fakta Kebakaran Hutan Kota Punti Kayu Palembang: Penyebabnya Masih Misteri
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
20 Sumur Minyak Ilegal Membara di Muba, Dugaan Pembiaran Seret Pemkab dan PT Hindoli
-
Komitmen Tingkatkan Layanan, Penumpang KAI Divre III Palembang Tumbuh 15 Persen pada Triwulan I 2026
-
Awal Bulan, Momentum Tepat Upgrade Lemari dengan Promo Spesial Bank Sumsel Babel
-
PTBA Akselerasi Transformasi PETI: Dari Aktivitas Ilegal Menuju Motor Ekonomi Desa Berkelanjutan
-
Desa Pajambon Jadi Contoh Sukses Transformasi Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Lewat Desa BRILiaN