SuaraSumsel.id - Terpidana mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) dua periode, Alex Noerdin membayar denda Rp 1 miliar kepada negara. Hal ini dilakukan sesuai dengan keputusan Mahkamah Agung RI atas dua kasus korupsi PDPDE hilir dan pembangunan masjid Sriwijaya.
Hal ini dibenarkan Kasi Pidsus Kejari Ario Apriyanto Gopar melalui Kasi Intel Kasi Intelijen Hardiansyah mengenai pembayaran uang denda Alex Noerdin tersebut.
“Berdasarkan putusan MA RI, dalam amarnya menjatuhkan pidana denda Rp1 miliar yang jika tidak dibayarkan akan diganti pidana penjara 6 bulan,” ujarnya, Kamis (26/10/2023)
Melansir sumselupdate.com-jaringan Suara.com, jaksa eksekutor telah menerima surat pernyataan kesanggupan pembayaran denda oleh Alex Noerdin.
“Terpidana menyatakan membayar denda secara bertahap mulai terhitung sejak Juni 2023, pembayaran secara bertahap selama lima kali setiap bulan hingga saat ini dinyatakan lunas,” tuturnya.
Alex Noerdin pun mengajukan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) terkait kasus dugaan korupsi PDPDE Sumsel serta dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya.
Humas PN Palembang Eddy Pahlawi membenarkan pengajuan PK tersebut.
“Majelis hakimnya, Dr Eddy Terial SH MH, anggota Fitriadi dan Ardian Angga,” ungkap Eddy Pahlawi, Selasa (17/10/2023).
Ia mengatakan sudah dilakukan persidangan yang mana pada sidang pertama pihak pemohon sudah membacakan permohonannya.
Baca Juga: Kunker Jokowi ke Sumsel, Jalan Tol Palindra Indralaya Ditutup 12 Jam Besok
“Sekaligus sudah menyerahkan dan kemudian nanti persidangan berikut tentu ada tanggapan berkaitan dengan PK itu,” katanya.
Mengenai permohonan PK, bisa dilihat pada persidangan kedua.
Alex Noerdin divonis Pengadilan Tipikor pada PN Palembang, dengan vonis 12 tahun penjara, namun kemudian banding sehingga vonis tersebut menurun, menjadi 9 tahun penjara.
Berita Terkait
-
IRT Unboxing Paket Bantuan Dibagikan Jokowi Saat Kunker di Palembang, Segini Isinya
-
Jokowi Bandingkan Panjang Tol Dengan Dimiliki Cina: Di Sini 2.800 Km, Di Sana 280.000 Km
-
Kunker di SMK Negeri 2, Jokowi Singgung Pentingnya Investasi: Create Lapangan Kerja
-
Cabai di Palembang Naik Rp70 Ribu, Warga Harap Harga Turun Setelah Kunker Jokowi
-
Presiden Jokowi Kaget Harga Cabai di Palembang Naik Rp70 Ribu, Beri Solusi Begini
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?
-
Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok
-
Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?
-
Koalisi Pers Sumsel Desak Dirintelkam Kombes Tony Dicopot Usai Wartawan Dikeroyok saat Liput Demo