SuaraSumsel.id - Pencapaian pon yang mandek dikumpulkan klub Sriwijaya FC membuat para suporter mengeluarkan ultimatumnya. Diketahui terakhir perjalanan Sriiwjaya FC hanya bisa imbang menjamu Semen Padang FC, akhir pekan lalu.
Pencapaian yang tidak sangat diharapkan suporter. Karena itu salah satu supoter Sriwijaya FC, Singa Mania memberikan lima ultimatumnya.
Ditelisik dari media sosial milik suporter ini, diketahui jika lima utimatim tersebut meminta agar manajer bertanggungjawab penuh atas prestasi Sriwijaya FC saat ini.
"Selain itu meminta mengevaluasi jajaran pelatih khususnya pelatih kepala yang dipandang gagal meracik strategi yang berimbas pada masih gagalnya menembus posisi tiga besar di klasemen," ujarnya.
Sementara itu, poin ultimatum ke tiga yakni menagih komitmen manajemen, pelatih dan pemain atas target promosi ke Liga 1 pada musim ini.
Ultimatum ke empat masih berhubungan dengan memberikan waktu sampai pada berakhirnya putaran pertama kompetisi Liga 2 agar seluruh stakeholder Sriwijaya FC berbenah demi tercapainya target promosi ke Liga 1
Ultimatum ke lima yakni berhubungan dengan bagaimana Singa Mania sangat mencintai Sriwijaya FC.
"Poin ke lima yakni, sebagai wujud kecintaan Singa Mania kepada tim Laskar Wong Kito dan tidak mengurangi sedikitpun dukungan kepada tim," sambung pernyataan sikap tersebut.
Berikut ini lima ultimatum tuntutan yang dilayangkan pada pendukung Sriiwjaya FC.
Baca Juga: Minta Maaf pada Warga Sumsel, Ini Motif Selebgram Palembang Yoan Sandradyta Bela Pembakar Lahan
1. Meminta manajemen bertanggung jawab penuh atas hasil mengecewakan Sriwijaya FC.
2. Meminta manajemen mengevaluasi jajaran pelatih khususnya pelatih kepala yang dipandang gagal meracik strategi yang berimbas pada masih gagalnya menembus posisi tiga besar di klasemen.
3. Menagih komitmen manajemen, pelatih dan pemain atas target promosi ke Liga 1 pada musim ini.
4. Memberi waktu sampai pada berakhirnya putaran pertama kompetisi Liga 2 agar seluruh stakeholder Sriwijaya FC berbenah demi tercapainya target promosi ke Liga 1.
5. Pernyataan sikap ini merupakan wujud kecintaan Singa Mania kepada tim Laskar Wong Kito dan tidak mengurangi sedikitpun dukungan kepada tim.
Singa Mania sempat aksi dengan menghampiri pemain dan pelatih Sriwijaya FC, Muhammad Yusup Prasetyo yang meminta agar lebih serius mengembangkan permainan.
"Kalau Sriwijaya FC seperti ini, Sriwijaya FC bisa habis,” teriak suporter Sriwijaya FC.
Coach Yoyo menanggapi ultimatum tuntutan suporter Singa Mania ini dengan menganggapnya wajar. Ia menilai adanya permintaan atau ekspektasi akan klub besar membuat para pendukung berharap Sriwijaya FC bisa lebih baik.
"Ini hal yang normal, Sriwijaya FC ini klub besar (banyak pendukungnya)," ujar Yoyo-panggilan Pelatih Muhammad Yusup Prasetyo
Berita Terkait
-
Minta Maaf pada Warga Sumsel, Ini Motif Selebgram Palembang Yoan Sandradyta Bela Pembakar Lahan
-
Ekspresi Santai Selebgram Bela Pembakar Lahan Datangi Polda Sumsel Bersama Suami Dicibir: Pengen Pansos
-
5 Pernyataan Selebgram Palembang Yoan Sandradyta Bela Pembakar Lahan yang Bikin Publik Geram
-
Bela Pembakar Lahan Sampai Viral, Selebgram Palembang Yoan Sandradyta Diperiksa Polda Sumsel
-
Profil Lengkap PJ Gubernur Sumsel Agus Fatoni: Kelahiran Lampung, Punya Karir Birokrat Moncer
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Pertamax Naik, Ongkos Travel Sumsel Ikut Merangkak: Rute Palembang hingga Rp280 Ribu
-
Kasus BPK Sumsel: Mengapa KPK Belum Tetapkan Kabid BPK Sebagai Tersangka?
-
Masak Tepi Sungai 2026 Digelar di Kampung Perigi, Mengungkap Budaya Kopi Palembang
-
Masih Ada Promo! Nikmati Martabak HAR Lebih Hemat dengan QRIS BSB Mobile