SuaraSumsel.id - Kalangan DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) sudah mengajukan tiga nama sebagai calon Pejabat (PJ) Gubernur Sumsel, yang menggantikan posisi Herman Deru yang habis masa jabatannya 1 Oktober mendatang. Selain nama Sekda Pemprov Sumsel, Supriono juga ada nama tokoh NU yang diusulkan kepda Menteri Tito Karnavian.
Kekinian tokoh NU ini, menjabat sebagai seketaris jenderal (sekjen) kementerian agama (kemenag), Prof Nizar Ali. Nama sosok ini memang cukup mengagetkan karena kurang dikenal dikalangan birokrat daerah.
Menilisik sejumlah sumber, Prof Nizar Ali ternyata tokoh ormas Islam, Nadhatul Ulama (NU). Prof Nizar Ali pernah menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY).
Ia merupakan Guru besar Ilmu Hadits UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag terhitung 2017.
Baca Juga: Profil Robby Kurniawan, Calon PJ Gubernur Sumsel yang Diusulkan Fraksi Golkar
Guru besar Ilmu Hadits UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ditjen Pendidikan Islam Kemenag yang dijabat sejak Februari 2017.
Guru Besar Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta ini sebelum menjadi pejabat di Kemenag Pusat sempat duduk sebagai Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga. Saat menerima gelar profesor Ilmu Hadits pada 2010, Nizar Ali menyampaikan pidato ilmiah berjudul Memahami Hadits Musykil.
Pria kelahiran Jepara, Jawa Tengah, 21 Maret 1964 ini menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag DIY. Prof Nizar sehari-hari bersama keluarga tinggal di Perum Pemda A-7 Jalan Dongkelan Gedongkiwo Yogyakarta.
Guru Besar Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta ini sebelum menjadi pejabat di Kemenag Pusat sempat duduk sebagai Wakil Rektor UIN Sunan Kalijaga.
Saat menerima gelar profesor Ilmu Hadits pada 2010, Nizar Ali menyampaikan pidato ilmiah berjudul Memahami Hadits Musykil.
Baca Juga: Mantan Narapidana Incar Kursi Senayan Dapil Sumsel: Ada Susno Duadji Dan Budi Antoni Aljufri
Pengajuan nama Prof Nizar Ali dibenarkan oleh Ketua DPRD Sumsel, Anita Noeringhati. Dia menyebutkan kalangan legislatif mengajukan lima nama, namun setelah dilakukan musyawarah maka diputuskan tiga nama.
Berita Terkait
-
Kasus Bikin Konten Rendang Hilang, Polisi Periksa Pelapor Willie Salim
-
Gubernur Herman Deru Buka Rakor Forkopimda Se-Sumsel
-
Gercep Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Herman Deru Cek Jalur Tol Alternatif Palembang-Betung
-
Jejak Pendidikan Umi Hartati: Sarjana Ekonomi hingga Ketua Komisi yang Ditahan KPK
-
Dijerat OTT KPK, Ini Daftar Kekayaan Miliaran Umi Hartati yang Jadi Sorotan
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Lebaran Berdarah, Tukang Parkir Kritis Ditusuk 7 Kali Pengunjung Club DA 41 Palembang
-
Kronologi Siswi SD Hilang 2 Hari, Ditemukan Dicabuli di Hotel Palembang
-
Wisata Maut di Ogan Ilir: Speedboat Terbalik Lagi, 'Tak Basah Tak Bayar'
-
Baru Kenal, Pemuda 19 Tahun Tega Cabuli Siswi SD di Hotel Melati Palembang
-
Ritel Hingga Perkebunan, Puluhan Perusahaan di Sumsel Tak Cairkan THR